Sabtu, 4 April 2020

Beginilah Cara Risma Awasi Kota

Laporan oleh Fatkhurohman Taufik
Bagikan

Bagi Tri Rismaharini, mengawasi dan menata kota memang tidak bisa dengan elitis apalagi hanya duduk di balik meja. Turun ke masyarakat, mengatur langsung lalu lintas, bahkan masuk ke dalam got penuh sampah adalah keharusan.

Seperti pada Jumat (11/4/2014), ketika pagi masih bersembunyi, Risma dengan beberapa kepala SKPD sudah nampak gowes bersepeda menyusuri beberapa titik untuk memantau kota.

Mengenakan kaos dan jilbab hijau berpadu celana hitam, Risma meninggalkan rumahnya di Taman Pondok Indah Wiyung tepat pukul 05.00 WIB. Taman Bungkul adalah tujuan pertama Risma.

Sementara para kepala SKPD di bawah komando Hendro Gunawan Sekretaris Daerah (sekda) tanpa ragu juga memacu meninggalkan rumah mereka menuju Taman Bungkul.

Di taman yang dianugerahi penghargaan Asian Townscape Award (ATA) tahun 2013 dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) ini, Risma lantas memberikan sedikit pengarahan. Mereka-pun bersepakat melakukan penyusuran kota dengan sepeda.

Rute pertama adalah Jl Raya Darmo. Saat itu, perhatian Risma sempat tersita pada sebuah saluran air. Dia pun sempat turun dari sepeda, mengintip dan memimpin langsung beberapa petugas untuk membersihkan saluran.

Puas bersihkan Darmo, Risma dan pasukannya lantas bergeser ke stren kali di daerah Dinoyo. Dengan sepeda berwarna paduan hitam dan silver, Risma dan pasukannya blusukan keluar-masuk beberapa gang di kawasan itu.

Kesibukan pagi warga dia amati. Satu demi satu, hingga akhirnya Risma masuk sebuah rumah dan memeluk sosok ibu lanjut usia terbaring sakit di salah satu rumah.

“Ibu sakit apa? Kesulitan ibu apa? Mau ya kita bantu berobat?,” kata Risma pada seorang ibu yang diketahui bernama Monimah ini. Risma lantas minta Febria Rachmanita, Kepala Dinas Kesehatan Surabaya turun dan menangani Monimah dengan baik.

Usai dari Dinoyo, Pasar Keputran menjadi target berikutnya. Ditemani sebuah handy-talky (HT), sambil mengayuh sepedanya, walikota terbaik versi Citymayor ini juga terus memantau kondisi sisi lain kota.

Pengawasan kota ala Risma ini lantas berakhir di Taman Surya. “Dengan naik sepeda kami bisa mudah masuk ke gang-gang kampung warga,” kata Risma.

Mengawasi kota dengan sepeda, merupakan kegiatan rutin tiap Jumat dimana seluruh pegawai di pemkot telah ditugasi kerja bakti sesuai dengan zona-zona yang telah ditentukan. Selain menjaga lingkungan, agenda kerja bakti batik juga untuk menunjukkan keteladanan bagi warga Surabaya. (fik)

Teks Foto :
-Tri Rismaharini ketika gowes bersama untuk awasi kota.
Foto : Dok humas pemkot

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Korban Rumah Roboh di Ketintang

Trailler Tabrak Pembatas Jalan di Tol

Mobil Terbakar di Karah Indah 1

Surabaya
Sabtu, 4 April 2020
27o
Kurs