Kamis, 2 April 2020

Cium Salib Tandai Jumat Agung

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan

Misa Jumat Agung, di kapel Rumah Sakit Katolik RKZ Surabaya, Jumat (18/4/2014) ditandai cium salib sebagai bentu penghormatan atas pengorbanan Yesus menebus dosa manusia.

Menurut Romo Eko Budi Susilo Pr, misa Jumat Agung adalah puncak atas kerelaan dan pengorbanan Yesus menebus dosa manusia, dengan cara memanggul salibnya sendiri, serta wafat dikayu salib di bukit Golgota.

“Semangat untuk terus menjadi pelayan bagi sesama manusia seperti tercermin dalam Alkitab adalah bagian penting perayaan Paskah. Penebusan yang dilakukan Yesus adalah contoh bagi manusia,” terang Romo Eko.

Setelah Jumat (18/4/2014) pagi ditandai dengan Jalan Salib terakhir yang menampilkan visualisasi sengsara Yesus sebelum wafat di kayu salib, maka Jumat Agung seolah menjadi pamungkas kisah sengsara Yesus.

Dengan tema: Mewujudkan Kelompok Kecil Umat Lewat Misioner, diharapkan semangat Paskah tahun ini, memberikan kekuatan setiap kelompok kecil umat memiliki kekuatan melakukan penyampaian misi keimanan.

Setelah Jumat Agung, umat Katolik akan melaksanakan misa Malam Paskah pada Sabtu (19/4/2014) besok yang dilanjutkan pada Minggu (20/4/2014) dengan perayaan Paskah.

“Semoga Paskah tahun ini memberikan kekuatan kepada setiap kelompok kecil umat Katolik untuk semakin memiliki keimanan yang kuat,” pungkas Romo Eko Budi Susilo Pr, dewan penasehat Ikatan Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Jawa Timur sekaligus Romo Paroki Nganjuk saat dihubungi suarasurabaya.net, Jumat (18/4/2014).(tok/ipg)

Teks foto:
– Cium Salib tandai Jumat Agung di kapel RKZ.
Foto: Totok suarasurabaya.net

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Trailler Tabrak Pembatas Jalan di Tol

Mobil Terbakar di Karah Indah 1

Penyemprotan Disinfektan di A.Yani

Surabaya
Kamis, 2 April 2020
27o
Kurs