Kamis, 2 April 2020

Darurat Banjir Bandang di Sulut Berakhir Selasa Mendatang

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan

Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB mengatakan, masa tanggap darurat bencana banjir bandang dan longsor yang menimpa beberapa daerah di Provinsi Sulawesi Utara pada Rabu (15/1/2014) akan berakhir pada Selasa (28/1/2014) nanti.

Penanganan kebutuhan dasar bagi pengungsi dan pembersihan sampah dan lumpur juga masih dilakukan menjelang berakhirnya masa tanggap darurat.
 
Kata Sutopo, hingga saat ini tercatat korban jiwa 24 orang meninggal akibat bencana banjir bandang dan longsor tersebut, yaitu di Kota Manado 7 orang, Minahasa 7 orang, Kota Tomohon 6 orang, Minahasa Utara 1 orang, Sitaro 2 orang, dan Sangihe 1 orang.

Masyarakat yang terdampak 86.355 jiwa (25.103 KK), dimana terdapat kelompok rentan yaitu bayi/balita 2.373 jiwa, ibu hamil 347 jiwa, lansia 2.348 jiwa, orang cacat 88 orang dan orang sakit 265 jiwa.).

Sebanyak 800 rumah hanyut dan kerusakan rumah meliputi 3.688 unit rusak berat, 1.966 unit rumah rusak sedang, 4.789 unit rumah rusak ringan, 27 unit masjid rusak, 29 unit gereja rusak dan 53 sekolah rusak.

Menurut Sutopo, Kerugian dan kerusakan akibat banjir bandang ini sementara lebih dari Rp 1,87 triliun.
 
Untuk pembersihan sampah diprioritaskan di daerah Karame dan Ternate. BPBD Sulawesi Utara  tetap medukung 10 truk sampah dan suplai air. Jembatan bailey di Km 13 dan Km 16 antara Manado-Tomohon sudah berfungsi. Kebutuhan kasur dan alas tidur yang masih diperlukan akan dbelikan dari dana siap pakai yang telah diberikan BNPB.

Tim Reaksi cepat BNPB masih di lokasi untuk memberikan pendampingan BPBD Sulut dan BPBD kab/kota di Sulut.
 
Sutopo menjelaskan, Gubernur Sulawesi Utara telah menandatangani Surat Keputusan tentang masa transisi darurat le pemulihan yaitu 29/1/2014 hingga 28/4/2014.

Dalam rapat koordinasi penanganan darurat, Gubernur Sulut telah meminta BPBD Sulut menyusun usulan anggaran ke BNPB dengan kebutuhan yang realistis. Gubernur Sulut akan menghadap Kepala BNPB untuk membahas rencana transisi darurat dengan pembangunan pasca bencana.(faz/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Trailler Tabrak Pembatas Jalan di Tol

Mobil Terbakar di Karah Indah 1

Penyemprotan Disinfektan di A.Yani

Surabaya
Kamis, 2 April 2020
27o
Kurs