Jumat, 10 April 2020

Genangan Banjir Lumpuhkan Aktivitas Kantor di Jakarta

Laporan oleh Iping Supingah
Bagikan

Banjir yang menggenangi hampir sebagian ruas jalan Jakarta, melumpuhkan sebagian perkantoran pemerintah. Karena genangan air rata-rata setinggi lutut, menyulitkan para pekerja untuk mencapai lokasi kantornya pada Rabu (5/2/2014) pagi.

Hujan deras yang mulai turun di kawasan tol Cawang menuju arah Tanjung Priok dan Grogol, pada Rabu pagi sekitar pukul 06.30 WIB telah memperparah kepadatan pada kedua ruas jalan tol tersebut.

Pergerakan mobil makin lambat dan suasana itu makin menyulitkan para pengemudi lantaran motor naik ke jalur tol disebabkan banjir cukup tinggi di kawasan Rawamangun dan jalan menuju Utan Kayu.

Pintu keluar tol Rawamangun padat. Kemudian para pengemudi mobil oleh petugas Jasa Marga diarahkan keluar pintu tol Cempaka.

Celakanya, genangan air di Cempaka Mas cukup tinggi. Motor dan mobil yang mengambil jalur lambat di perempatan Coca Cola itu banyak terjebak genangan air dan mogok.

Seorang polisi lalu lintas nampak kewalahan mengatur lalu lintas. Lantas ia meninggalkan lokasi dan perannya diambil sejumlah anak muda untuk mengatur mobil yang antri masuk ke jalur cepat dan jalur busway.

Permukaan air di sejumlah ruas jalan semaki tinggi. Hujan pada pukul 07.30 WIB terasa makin deras. Jalan Suprapto makin terasa sesak karena mobil dari arah Pulo Gadung, Tanjung Priok dan Cililitan menggunakan ruas tersebut untuk menuju kawasan perkantoran di sekitar Medan Merdeka Barat, Timur, Utara, Selatan dan termasuk kawasan Lapangan Banteng dan sekitarnya.

Ruas jalan sekitar Lapangan Banteng, utamanya di depan Kantor Pos, Gereja Katederal, Masjid Istiqlal, Jalan Pejambon dan depan Stasiun Gambir dipenuhi genangan banjir. Hingga pukul 10.00 WIB air belum juga surut.

Dilansir Antara, sementara permukaan air Sungai di Jakan Pejambon makin tinggi dan tinggal beberapa semata kaki lagi merendam ruang arsip kantor Kementerian Agama di Lapangan Banteng Barat.

Sementara di RSPAD Gatot Subroto banjir mengepung kawasan tersebut. Banyak pasien dan dokter mengeluh karena mobilnya tak bisa cepat masuk ke lokasi parkir. Sementara banyak motor melaju berlawanan arah menghindari banjir.

Hingga siang, aktivitas perkantoran di kawasan Lapangan Banteng tak seperti hari-hari sebelumnya. Mobil tak terlalu banyak diparkir di lingkungan perkantoran lantaran banyak karyawannya terjebak banjir.(ant/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan di Tol arah Ngawi KM 669

PJU roboh di Flyover Waru

Kecelakaan di bawah Layang Waru

Banjir di Blega, Bangkalan

Surabaya
Jumat, 10 April 2020
26o
Kurs