Selasa, 31 Maret 2020

Kelud Meletus, Warga Kediri Libur Aktivitas

Laporan oleh Teguh Ardi Srianto
Bagikan

Dampak dari letusan Gunung Kelud, membuat warga Kediri dan sekitarnya memilih meliburkan aktivitas mereka.

Ida warga di Kecamatan Ngadiluwih, Kediri mengatakan, dirinya yang sehari-hari berdagang soto, terpaksa libur, sesudah Gunung Kelud meletus, Kamis (13/2/2014).

Menurut Ida, dia lebih memilih membersihkan rumahnya yang penuh dengan pasir dan debu akibat letusan Gunung Kelud. “Hari ini saya membersihkan rumah, sama dengan warga lainnya, jadi tidak jualan dulu,” ujarnya, Jumat (14/2/2014).

Dikatakan Ida, selain harus membersihkan rumahnya, dia juga harus berhati-hati dengan pasir dan debu yang ada di atap rumahnya, karena akan beresiko merobohkan rumah, kalau tidak segera dibersihkan. “Ini susah membersihkannya, tapi kalau tidak sekarang, nanti kita takut ada hujan pasir susulan dan membuat rumah roboh,” paparnya.

Selain itu, beberapa warga di Kawasan Ngadiluwih, sudah banyak yang mengeluhkan sesak nafas, karena debu halus dampak letusan Gunung Kelud yang masuk ke rumah mereka.

Beberapa warga sebagian ada yang berusaha membeli masker ke beberapa toko modern dan apotek, tapi ada juga warga yang tidak menggunakan masker, karena mereka belum merasa perlu menggunakan.

Sementara untuk semua sekolah di Kediri yang diliburkan, rencananya belum tahu sampai kapan sekolah akan aktif seperti kondisi normal.

Dari informasi Posko Siaga Kelud, diperkirakan dalam dua jam lagi akan ada letusan susulan dari Gunung Kelud, karena di Kawah Kelud sekarang ini terus terjadi gempa yang sangat tinggi.

Polisi dan TNI juga beberapa relawan sampai sekarang terus memantau warga yang ada di radius bahaya Gunung Kelud, untuk segera dievakuasi, karena masih ada beberapa warga yang nekat balik ke rumah mereka, untuk menyelamatkan ternak dan harta benda mereka. (tas/edy)

Teks Foto :
– warga di Kediri sibuk membersihkan atap rumah mereka yang terdampak letusan Gunung Kelud, Jumat (14/2/2014).
Foto : Teguh suarasurabaya.net

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Mobil Terbakar di Karah Indah 1

Penyemprotan Disinfektan di A.Yani

Truk Terguling di Karang Pilang

Biasanya Berjubel, Kini Sunyi

Surabaya
Selasa, 31 Maret 2020
30o
Kurs