Sabtu, 4 April 2020

Kemenkumham Jatim Respon Kekurangan Obat di Rutan Medaeng

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan

Kemenkumham Jawa Timur melalui kepala divisi pemasyarakatan, menyampaikan akan segera merespon kabar semakin menipisnya stok persediaan obat di Rutan Medaeng.

I Dewa Putu Gede Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jawa Timur menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melaporkan dan merespon terkait kabar semakin menipisnya stok persediaan obat untuk warga binaan di Rutan Medaeng.

“Kami memang sudah menerima kabar tersebut dan segera kami lakukan respon dengan satu diantaranya adalah melakukan koordinasi bersama instansi terkait untuk segera memenuhi kebutuhan obat di Rutan Medaeng,” tegas I Dewa Putu Gede.

Seperti diberitakan sebelumnya, berdasarkan hasil laporan yang disampaikan dr. Arifin dokter khusus Rutan Klas I Surabaya di Medaeng, saat ini rutan mengalami krisis obat untuk kebutuhan para warga binaan.

Stok obat yang ada merupakan persediaan tahun2013 yang lalu, dan kondisinya tinggal sekitar 20% saja. Bahkan untuk obat-obat tertentu ditambahkan dr. Arifin sudha tidka ada lagi persediaan.

Oleh karena itu, dalam waktu dekat, kebutuhan obat untuk warga binaan didalam Rutan Medaeng harus seger dipenuhi sebagai satu diantara upaya memberikan jaminan kesehatan pada penghuni Rutan Medaeng.

Kapan realisasi pemenuhan obat-obatan untuk warga binaan di Rutan Medaeng dilaksanakan, I Dewa Putu Gede memastian dalam waktu dekat akan segera direalisasikan.

“Mudah-mudahan dapat segera kami realisasikan. Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait yaitu Dinas Kesehatan Surabaya, kalau tanggal pastinya kami memang belum pastikan,” tukas I Dewa Putu Gede pada suarasurabaya.net, Jumat (25/4/2014).(tok/rst)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Korban Rumah Roboh di Ketintang

Trailler Tabrak Pembatas Jalan di Tol

Mobil Terbakar di Karah Indah 1

Surabaya
Sabtu, 4 April 2020
27o
Kurs