Jumat, 1 Juli 2022

Ketika Risma Ajak Makan Ice Cream

Laporan oleh Fatkhurohman Taufik
Bagikan
Tri Rismahariwi (dua dari kiri) bersama para kepala SKPD saat berada di Zangrandi. Foto : Taufik suarasurabaya.net

Tri Rismaharini, Walikota Surabaya ajak seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk makan bareng ice cream Zangrandi, Jumat (22/8/2014). Tak hanya para kepala SKPD, dalam acara makan bareng ice cream yang digelar Jumat sore itu, Risma juga sengaja mengajak belasan wartawan yang biasa meliput di Gedung DPRD Surabaya.

Suarasurabaya.net, yang ikut dalam acara tersebut mendapati jika ajakan Risma ini dilakukan secara spontan. Saat itu, Risma bersama belasan kepala SKPD hendak mengikuti sidang paripurna di DPRD Kota Surabaya.

Risma bersama belasan kepala SKPD sudah tiba di gedung DPRD sejak pukul 14.00 WIB, sayang paripurna tak kunjung dimulai karena anggota DPRD tak juga quorum untuk segera memulai sidang.

Tak ingin berlama-lama menunggu tanpa kejelasan, Risma spontan mengajak seluruh SKPD untuk ke Zangradi yang kebetulan berada persis di seberang jalan atau di depan Gedung DPRD Surabaya.

Spontan ajakan Risma ini langsung diamini belasan Kepala SKPD. Belasan wartawan yang saat itu berada di gedung DPRD juga diajak turut serta. “Wis suwi ndak ke Zangrandi,” celetuk Risma sambil berjalan menyeberang jalan.

Di Zangrandi, selain pesan ice cream, Risma juga tampak santai sambil guyonan dengan para Kepala SKPD. Tak ada obrolan serius kecuali hanya candaan-candaan khas Risma. “Lo-lo iki kok akeh seng mandek (kok banyak yang berhenti),” kata Risma melihat adanya beberapa pengendara yang berhenti sejenak sambil melihat keriuhan di dalam Zangrandi.

Dalam kesempatan ini, Risma juga membebaskan seluruh yang diajak untuk mencicipi apapun menu di Zangradi. Dan setelah puas makan ice cream, Risma lantas mengajak seluruh Kepala SKPD dan wartawan untuk kembali ke gedung DPRD.

Sementara itu, meski saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 16.00 WIB, tapi paripurna tetap saja tak kunjung dimulai hingga akhirnya sekitar 30 menit kemudian beberapa anggota dewan mulai berdatangan sehingga paripurnapun akhirnya dimulai.

Paripurna kali ini sebenarnya adalah paripurna terakhir untuk para anggota DPRD periode 2009-2014. Setidaknya ada beberapa agenda yang dibahas diantaranya adalah Perda tentang Perlindungan Pohon, Perda Penyidik Pegawai Negeri Sipil, serta tentang pengelolaan Kebun Binatang Surabaya.

Paripurna sendiri akhirnya dimulai dan baru berakhir pada pukul 18.30. “Kami tutup paripurna terakhir ini, sebagai pimpinan kami mohon maaf bila selama lima tahun ada salah dalam interaksi sesama anggota dewan dan dengan pihak eksekutif,” kata M Mahmud, Ketua DPRD Kota Surabaya menutup paripurna. (fik/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Jumat, 1 Juli 2022
30o
Kurs