Selasa, 13 Januari 2026

Meletus, Gunung Sangeangapi Ditutup Untuk Segala Aktivitas

Laporan oleh Fatkhurohman Taufik
Bagikan

Surono, Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM memastikan kondisi gunung Sangeangapi yang berada di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, hingga siang ini masih siaga. Suara gemuruh juga masih terus keluar dari dalam perut gunung.

“Letusan terjadi pada pukul 06.55-07.20 WITA, yang diiringi dengan asap kelabu bergumpal dengan ketinggian mencapai 2000 meter dari puncak gunung,” kata Surono dalam laman facebook resminya, Sabtu (31/5/2014).

Sejak letusan yang terjadi pagi tadi, hingga siang ini gunung yang berada di pulau Sangeangapi itu terus menunjukkan kepulan asap kelabu yang bergumpal dan condong ke utara.

Saat letusan terjadi, gunung itu setidaknya mengeluarkan 30 kali gempa vulkanik dalam, 22 kali gempa vulkanik dangkal, dengan tremor menerus yang memiliki amplituda maksimum hingga 10 milimeter.

Sementara itu, paska letusan hingga pukul 12.00 WITA, gempa seismik juga masih terus terjadi dan tercatat 44 kali gempa vulkanik dalam, 31 vulkanik dangkal, serta tremor menerus dengan amplituda mencapai 12 milimeter.

“Pengamatan visual saat ini cuaca di puncak gunung sedang berkabut. Meski asap tak teramati, tapi suara gemuruh terus terjadi,” kata dia.

Dengan peningkatan aktivitas ini, Surono tetap minta masyarakat tidak masuk atau mendarat di pulau Sangeangapi. Surono juga mengatakan, letusan Sangeangapi juga sempat mengganggu penerbangan Denpasar-Bima. (fik)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Selasa, 13 Januari 2026
24o
Kurs