Sabtu, 23 Oktober 2021

Mobil Polisi Itu Ternyata Digunakan Sabhara Polres Pasuruan

Laporan oleh Triono
Bagikan
Ilustrasi

Mobil polisi yang misterius yang diduga penyebab terjadinya kecelakaan di Gempol Pasuruan ternyata dioperasionalkan oleh Sabhara Polres Pasuruan.

AKP Tohari Kasat Sabhara Polres Pasuruan waktu dikonfirmasi Radio Suara Surabaya, Sabtu (20/9/2014) mengakui mobil tersebut dikendarai anggotanya dan sempat melawan arus atau contra flow.

Tapi AKP Tohari membantah jika kecelakaan yang terjadi di Gempol, Pasuruan yang melibatkan dua truk dan sebuah mobil Xenia itu akibat mobil yang dikendarai anggota Sabhara Polres Pasuruan.

AKP Tohari menceritakan, kronologi mengapa anggotanya melawan arus tersebut, ini berawal saat anggota meluncur dari Pasuruan ke Gempol, tapi tiba-tiba ada laporan dari masyarakat ada kecelakaan di dekat masjid Pandaan.

“Berhubung sudah kelewatan dan ditelepon lagi, akhirnya anggota langsung putar balik ke kanan dan ambil lajur kanan melawan arus di jalur Malang-Surabaya,” katanya.

Ini karena di jalur Surabaya arah Malang ada truk ngeban dan lalu lintas macet. Akhirnya mobil Sabhara ini meskipun putar balik tapi tetap menggunakan jalur Malang-Surabaya dengan melawan arus.

Anggota Sabhara melakukan contra flow, karena polisi punya diskresi, ada perintah atau tidak polisi tetap melayani masyarakat secepatnya.

AKP Tohari menegaskan, bahwa info dari masyarakat yang mengatakan kecepatan mobil Sabhara melaju kencang, itu tidak benar.

“Polisi pasti ada diskresi, sehingga tidak semaunya sendiri untuk contra flow karena atas dasar Undang-undang juga. Itupun juga pelan saat contra flow hanya 10 km/jam,” tambahnya.

Dari pengakuan AKP Tohari, saat melawan arus atau contra flow, menurut anggota Sabhara yang mengendarai mobil tersebut, tidak menyerempet kendaraan lain, maupun terlibat kecelakaan.

“Bisa jadi kecelakaan terjadi, truk yang ngerem mendadak kemudian ditotol oleh mpbil Xenia dari sisi belakangnya. Sehingga kecelakaan tadi bukan karena mobil polisi itu,” lanjutnya.

“Apapun yang terjadi dengan anggota, tindakan tetap ada walaupun tidak menyangkut kejadian seperti ini. Paling kita hanya panggil buat beri keterangan dan mengingatkannya,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, sebuah kecelakaan melibatkan dua truk dan sebuah mobil Xenia terjadi di depan PT Legong Bali Nusantara, Gempol, Pasuruan pada Sabtu (20/9/2014).

Menurut Dani Kuntoadi pendengar Radio Suara Surabaya yang menyaksikan kejadian tersebut, kronologi kecelakaan tersebut berawal ada sebuah mobil polisi yang melawan arus dari arah Surabaya ke Malang tapi memakai jalur arah Malang ke Surabaya. Sopir truk hijau yang diduga kaget dan tidak siap dengan kondisi tersebut akhirnya banting stir ke kiri menghindari mobil polisi itu. Truk warna hijau ini akhirnya menabrak tiang listrik. Lalu di belakang truk hijau ini ada truk warna kuning tidak sempat mengerem akhirnya menabrak. Di belakang truk kuning ini juga ada sebuah mobil Xenia yang banting stir ke kiri juga yang akhirnya menabrak truk kuning tersebut. (ono/ipg)

Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat BBM Terbakar di Tol Pandaan

Truk Terguling di Lawang Malang

Truk Terguling Menimpa Taksi di Medaeng

Surabaya
Sabtu, 23 Oktober 2021
28o
Kurs