Rabu, 1 Februari 2023

NU Jatim Intip Hilal di 12 Titik Tentukan Awal Puasa

Laporan oleh Fatkhurohman Taufik
Bagikan

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur akan kembali gelar rukyatul hilal atau melihat anak bulan untuk menentukan awal puasa 1435 Hijriah kali ini.

Sholeh Hayat, koordinator tim rukyatul hilal PWNU Jawa Timur pada suarasurabaya.net, Senin (2/6/2014) mengatakan, untuk menentukan awal puasa kali ini, hilal akan diintip di 12 titik sekaligus. Rukyatul hilal sendiri akan digelar pada Jumat (27/6/2014).

Rukyatul hilal akan digelar bakdal ghurub (setelah matahari terbenam). Perintah Rosulullah melihat hilal hanya bisa dilakukan setelah maghrib, tidak bisa sebelum maghrib,” kata dia.

Sementara itu, untuk rukyatul hilal sendiri akan digelar di Tanjung Kodok, Lamongan; Bukit Condro Dipo, Gresik; Pantai Ambet, Pamekasan; Pantai Gebang, Bangkalan; Pantai Nambangan, Surabaya; Pantai Bentar, Blitar; Pantai Awar-awar, Tuban; Pantai Nyamplong, Jember; Pantai Kalbut Situbondo; Pantai Gili Ketapang, Probolinggo; Srau, Pacitan; serta Ngliyep, Malang.

“Untuk memastikan penampakan hilal, beberapa titik juga sudah kita lengkapi dengan teropong yang canggih,” kata Sholeh Hayat. Beberapa titik yang sudah dilengkapi teropong diantaranya adalah Tanujung Kodok, Bukit Condro Dipo serta Pantai Ambet.

Sholeh mengatakan, awal puasa tahun ini kemungkinan akan jatuh pada hari Minggu tanggal 29 Juni 2014. Ini karena ijtimak konjungsi antara bulan dan matahari akan terjadi pada pukul 15.10 WIB pada hari Jumat (27/6/2014) dengan posisi hilal di 0,085 derajat. “Artinya, kemungkinan hilal sangat sulit bisa terlihat,” kata Sholeh Hayat.

Dengan hilal yang sulit dirukyat atau dilihat, maka bulan syaban akan diistikmalkan atau digenapkan menjadi 30 hari. Artinya, bulan puasa baru akan dimulai pada tanggal 29 Juni 2014. (fik/dwi)

Teks Foto :
– Mengintip hilal di Pantai Nambangan
Foto : dok suarasurabaya.net

Berita Terkait