Rabu, 8 April 2020

Orang-Orang Ini Berada Dibalik Penemuan Bocah Hilang

Laporan oleh Fatkhurohman Taufik
Bagikan

Sungguh baik. Atau mungkin bisa dikatakan sebagai sesuatu yang mulia. Itulah mungkin yang bisa mewakili sebagai ucapan terima kasih bagi beberapa orang yang membantu tanpa pamrih, menemukan Fandi, bocah 5 tahun, anak TK Sulung, Surabaya yang hilang terbawa kereta api hingga Lamongan.

Fandi sendiri hilang dan ditemukan seorang warga Lamongan bernama Rohim, di kawasan Deket, Lamongan. Rohim kemudian membawa Fandi ke Mapolsek Deket.

Adalah Aiptu Edi, Kanit Provos Polsek Deket yang lantas dengan ringan tangan menghubungi Suara Surabaya untuk mengabarkan penemuan Fandi.

Berita penemuan anak ini, lantas didengarkan oleh Arie Bekti, Kasi Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran dinas Pemadam yang kemudian ikut membantu mencari alamat anak itu.

Saat itu, sang anak yang dikenal periang ini memang mengaku memiliki rumah di Surabaya tepatnya di Jl. Pahlawan gang DK, Surabaya. Kebetulan kantor Arie tak jauh dari rumah yang dimaksud. Arie-lah yang menemukan orang tua dari Fandi dan membantu mengudarakan ke Suara Surabaya.

Dan tak kalah berjasanya adalah seseorang bernama Hari, warga Perum Griya Asri 4, Tanggulangin, Sidoarjo. Hari awalnya berbelanja di Pasar turi, dan tanpa sengaja bertemu dengan seseorang yang mencari anak dengan menunjukkan sebuah foto.

Hari awalnya tak bisa berbuat apapun untuk membantu. Tapi saat perjalanan pulang ke Tanggulangin, dirinya mendengarkan Suara Surabaya yang mengabarkan ada penemuan anak di Lamongan.

Tanpa fikir panjang, Hari balik lagi ke Surabaya. Dia urung pulang dan memilih mencari orang yang tadi menunjukkan foto anak hilang kepadanya.

Tak sampai di situ, setelah menemukan orang tua dari sang anak hilang, Hari inipula yang dengan ringan tangan mengantarkan orang tua Fandi ke Polsek Deket, menggunakan mobilnya untuk menjemput sang anak yang hilang.

“Alhamdulillah sekitar pukul 21.05, saya dan orang tua Fandi sudah tiba di Polsek Deket, dan saat ini sudah ketemu, anaknya sekarang sudah dalam gendongan ibunya. Alhamdulillah saya ikut senang sekali,” kata Hari, mengudara ke Suara Surabaya.

Drama penemuan inipun langsung mendapat beragam respon dari para pendengar Suara Surabaya. Mayoritas mereka merasa terharu, tak sedikit pula yang memberikan penghargaan dan memuji orang-orang yang dengan tulus berada di balik penemuan kembali sang bocah yang sempat hilang terbawa kereta ini. (fik)

Teks Foto :
– Ilustrasi

Potret NetterSelengkapnya

Banjir di Blega, Bangkalan

Banjir di depan Lippo Plaza Sidoarjo

Banjir di Sememi

Kebakaran Rumah di Griya Kebraon Tengah

Surabaya
Rabu, 8 April 2020
25o
Kurs