Kamis, 9 April 2020

Petani Kelud Hadapi Ribuan Hektar Lahan Rusak

Laporan oleh Fatkhurohman Taufik
Bagikan

Ribuan hektar lahan pertanian di Kediri rusak akibat terjangan material vulkanik letusan Gunung Kelud. Data yang dimiliki suarasurabaya.net menunjukkan, total lahan pertanian yang rusak akibat terjangan Kelud mencapai 7832 hektar.

Widodo Imam Santoso, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kediri mengatakan, lahan seluas itu tersebar di lima kecamatan Kepung, Ngancar, Puncu, Wates, dan Plosoklaten. “Lahan terluas yang kena dampak adalah di Puncu dan Ngancar,” kata Widodo Imam Santoso.

Di Puncu lahan terbesar yang rusak adalah Jagung dengan luas 1205 hektar; lantas cabai kecil 1923 hektar; cabai besar 23 hektar; kacang panjang 5 hektar; terong 6 hektar; tomat 34 hektar; dan nanas 138 hektar.

Sedangkan di Kecamatan Ngancar, lahan pertanian yang rusak terbesar adalah Nanas dengan total 2449 hektar. Selain itu juga ada jagung 44 hektar; cabai besar 27 hektar; tomat 26 hektar; kacang panjang 4,5 hektar; mentimun seluas 7,5 hektar; buncis 3 hektar; ubi jalar 2 hektar; ubi kayu 1 hektar; dan bungkul 1 hektar.

Untuk Kecamatan Kepung, lahan terbesar yang rusak adalah Jagung dengan luasan 165 hektar; kemudian cabai kecil 785 hektar; lantas cabai besar 418 hektar; tomat 223 hektar. Selain itu di Kepung juga ada areal padi seluas 91 hektar, bawang merah 67 hektar, serta kacang panjang 27 hektar yang juga rusak.

Sementara kecamatan Wates dan Plosoklaten kerusakan terparah ada pada lahan jagung, cabai kecil dan tomat. “Total kerugian yang dialami petani hingga saat ini telah mencapai Rp83,8 miliar,” ujarnya.

Pemerintah, kata Widodo, berjanji akan membantu para petani dengan membersihkan lahan dan membantu benih secara gratis yang terdiri dari 14910 kg benih jagung hibrida; 2160 kg benih jagung manis; 50 gk benih mentimun; 750 kg benih kacang panjang; 750 kg benih bunjis; serta 10 kg benih tomat.

Selain bantuan benih, pemerintah juga mengusulkan adanya keringanan atau kalau perlu penghapusan pinjaman bank atas kredit untuk kegiatan usaha tani. (fik/rst)

Teks Foto :
– Areal pertanian warga korban letusan Kelud.
Foto : Taufik suarasurabaya.net

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan di Tol arah Ngawi KM 669

PJU roboh di Flyover Waru

Kecelakaan di bawah Layang Waru

Banjir di Blega, Bangkalan

Surabaya
Kamis, 9 April 2020
26o
Kurs