Sabtu, 30 Mei 2020
Kematian Singa KBS

Polisi Masih Belum Tetapkan Tersangka

Laporan oleh Wakhid Muqodam
Bagikan

Sejauh ini pihak kepolisian belum bisa menetapkan tersangka atas kematian Michael Singa Jantan Koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS) beberapa waktu lalu.

Pihak Polrestabes Surabaya yang menangani kasus ini masih menunggu hasil pemeriksaan organ dalam yang dilakukan Balai Kesehatan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Selain itu, pihak kepolisian juga telah memeriksa 10 saksi terkait matinya Michael di dalam kandang, dengan keadaan menggantung, leher terjerat tali baja.

AKBP Farman Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya mengatakan, pihaknya juga masih akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

“Sementara ini belum mengarah kepada siapa tersangkanya. Kami masih akan memeriksa ahli dari BKSDA, dan menunggu hasil patologi pemeriksaan organ dalam Michael,” kata Farman kepada wartawan, Selasa (21/1/2014).

Hasil sementara setelah dilakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), kata dia, kondisi singa saat di dalam kandang memungkinkan untuk menggapai tali baja yang menjerat lehernya. Selain itu hasil konsultasi dengan beberapa pengamat binatang, diduga saat itu ada penggoda yang membuat Singa jantan Hiperaktif.

“Ada Harimau putih di depan kandang singa. Diduga ini membuat singa birahi, kemudian hiperaktif, hingga membuat singa terjerat tali bajan” ujarnya.

Terkait dengan penemuan jarum suntik yang terselip di pohon depan kandang Rusa Timor KBS, Farman menegaskan tidak ada kaitannya denga kematian Singa. “Tidak ada tanda-tanda yang kami temukan, jika jarum suntik yang ditemukan tersebut berkaitan dengan kematian Michael,” kata dia. (wak/rst)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Banjir di Tambak Sawah

Pohon Tumbang di Exit Tol Dupak

Kepadatan di Pasar Wadungasri

Truk Muat Jeruk Terguling

Surabaya
Sabtu, 30 Mei 2020
31o
Kurs