Jumat, 20 Mei 2022

Bangun Peradaban, Rembug Seniman se Jawa Timur Bakal Digelar

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Seniman teater Tony Broer saat memberikan workshop teater di DKJT. Foto: Totok/Dok. suarasurabaya.net

Untuk meneguhkan eksistensi seniman Jawa Timur dalam membangun peradaban, Dewan Kesenian Jawa Timur (DK-Jatim) akan menggelar Rembug Seniman se Jawa Timur pada 25 November 2015 di kompleks Taman Budaya Jawa Timur.

Rembug Seniman Jawa Timur yang baru pertama kali digelar oleh Dewan Kesenian Jawa Timur ini akan menggagas sebuah rekomendasi kepada stakeholders, baik pemerintah, media, pengusaha, dan bidang profesi yang lain, dalam bingkai pembangunan yang mengedepankan ruang seni sebagai panglima diplomasi.

“Sudah seharusnya kesenian mengintegrasikan diri dengan bidang lain seperti bidang informasi dan teknologi, politik, hukum, ekonomi, sosial, serta pertahanan keamanan,” tegas Nonot Sukrasmono, Ketua Penyelenggara Rembug Seniman Jawa Timur pada suarasurabaya.net, Sabtu (7/11/2015).

Nantinya para perwakilan seniman yang merepresentasikan beberapa cabang seni seperti sastra, tari, musik, teater, seni rupa, dan film, akan memaparkan pandangannya terhadap pembangunan yang melibatkan wilayah kesenian sebagai ujung tombaknya dalam format orasi budaya.

Baik ruang penciptaan peradaban baru hingga relevansi ruang seni terhadap bidang pembangunan akan dirumuskan oleh masing-masing grup yang terbagi dalam beberapa kelompok Focus Group Discusion, yang dipandu Komite-Komite Dewan Kesenian Jawa Timur.

“Ini sumbangsih masyarakat kesenian Jawa Timur terhadap wilayah pembangunan. Kami berpandangan bahwa seni itu bersifat abadi, namun hidup itu pendek. Sehingga pada akhirnya tantangan masa depan akan terjawab melalui rembug seniman ini,” pungkas Nonot Sukrasmono yang juga Ketua Lembaga Seni Budaya Muslim (Lesbumi) NU Jawa Timur.

Sekitar 400 orang seniman yang berasal dari 38 kabupaten kota se Jawa Timur akan diundang dalam kegiatan tersebut.(tok/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Jumat, 20 Mei 2022
30o
Kurs