Minggu, 11 Oktober 2026

Jangan Sakiti Anak, Ingat Masa-masa Bahagia Saat Jadi Anak-anak

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Anak-anak perlu mendapat perhatian khusus. Foto: bin.go.id

Masa anak-anak seharusnya menjadi masa yang menyenangkan. Bermain, bergembira, adalah bagian dari masa anak-anak. Jangan sakiti anak-anak. Bukankah kita semua pernah melewati masa-masa menjadi anak-anak?

“Kalau masa kecil Anda tidak mau dicubit, sekarang jangan mencubit anak-anak Anda. Bukankah masa anak-anak itu sangat menyenangkan?? Itu yang seharusnya selalu kita ingat. Ingat masa kecil dulu,” kata Sinung D. Kristanto Ketua Lembaga Perlindungan Anak Jawa Timur pada suarasurabaya.net, Kamis (23/7/2015).

Menurut Sinung, anak-anak justru seharusnya mendapatkan perlindungan, kasih sayang serta kesejahteraannya terutama dari orang tua, masyarakat serta pemerintah.

Saat ini, nasib dan hak-hak anak dinegeri ini memang masih terabaikan. Anak-anak hanya menjadi bagian dari angka-angka statistik semata.

“Padahal sekitar 49% dari masyarakat kita adalah anak-anak. Apakah kemudian anak-anak itu tidak berhak mendapatkan hak-haknya? Apakah kemudian anak-anak hanya sebatas bagian dari angka-angka??” ujar Sinung.

Pemerintah, lanjut Sinung, yang nota bene didalamnya adalah pejabat lembaga tertinggi dan pejabat lembaga tinggi negara, adalah orang-orang yang juga pernah melewati masa menjadi anak-anak.

“Siapapun pejabatnya, apakah mereka tidak pernah melewati masa-masa menjadi anak-anak?? Ini ironis sekali. Para petinggi negara itu pasti pernah menjadi anak-anak. Tetapi mengapa perhatian pada nasib anak-anak sangat minim??” ujar Sinung.

Oleh karena itu, Sinung mengingatkan siapapun untuk selalu mengingat masa-masa ketika masih menjadi anak-anak, agar memiliki sikap menghargai hak-hak anak.

“Insya Allah kalau panjenengan semua selalu mengingat masa menjadi anak-anak, semoga keceriaan dan kebahagiaan itu juga tertularkan kepada anak-anak. Ini yang perlu dilakukan semua pihak,” kata Sinung D. Kristanto. (tok/wak)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Minggu, 11 Oktober 2026
30o
Kurs