Selasa, 5 Juli 2022
Waspada!

Narkoba Dalam Biskuit Beredar di Warung-warung Surabaya

Laporan oleh Bruriy Susanto
Bagikan
Anggota Polsek Dukuh Pakis menggelandang tersangka, untuk menunjukkan lokasi peredaran narkoba yang tersimpan dalam biskuit. Foto: Bruriy suarasurabaya.net.

Peredaran narkoba jenis sabu-sabu dalam kemasan biskuit, diduga sudah beredar di warung-warung Surabaya. Ini terungkap setelah anggota polisi Polsek Dukuh Pakis berhasil menangkap seorang kurirnya.

Iwan Santoso (48), warga Gubeng Klingsingan kurir peredaran sabu-sabu dalam biskuit tersebut, kini masih terus dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Polsek Dukuh Pakis, Surabaya.

“Kami masih lakukan pengembangan. Karena saat ditangkap tersangka itu hanya seorang kurir, dan baru saja mengambil biskuit isinya sabu-sabu di sebuah warung di Dukuh Kupang Barat,” kata Kompol Tommy Ferdian Kapolsek Dukuh Pakis, kepada wartawan, Selasa (5/5/2015).

Tommy mengatakan, dari pemeriksaan sementara, tersangka mengaku kalau narkoba itu sudah beredar di wilayah Dukuh Pakis, totalnya, ada 43 poket sabu-sabu. Namun, saat dilakukan penggeledahan di beberapa warung kecil, petugas hanya menemukan tiga poket sabu-sabu, berada di dalam biskuit.

Polisi menduga, jaringan peredaran narkoba dilakukan Iwan itu, tidak dititipkan warung kecil saja, melainkan bisa juga di minimarket. “Tersangka sendiri juga mengaku, terkadang mengambil di warung dan minimarket,” ujar dia.

Tommy mengungkapkan, sabu-sabu tersimpan dalam biskuit yang sudah beredar di warung dan minimarket itu diduga ada tanda khusus. Namun, hingga kini, polisi masih terus melakukan pengembangan dan penyelidikan. Terutama dari salah seorang tersangka berinisial H, diduga sebagai penyuplai narkoba.

“Sampai sekarang kita masih mengejar tersangka H,” ujarnya.

Pihak kepolisian, berpesan kepada masyarakat tetap waspada, apabila membeli biskuit. Jika, nanti ada yang membeli, dan mengetahui ada kemasan seperti narkoba, masyarakat diminta lapor ke polisi. (bry/ipg)

Surabaya
Selasa, 5 Juli 2022
30o
Kurs