Minggu, 26 Juni 2022
Bersamaan dengan Muhammadiyah

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan Jatuh 18 Juni

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Ilustrasi

Kementrian Agama RI menetapkan 1 Ramadhan 1436 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 18 Juni 2015. Ini diputuskan dalam sidang Isbat yang dipimpin langsung Lukman Hakim Saifudin Menteri Agama.

Menurut Lukman, posisi hilal pada saat ini tidak hanya dilihat di Tanah Air atau di wilayah nusantara, tetapi juga posisi hilal dilihat dari seluruh dunia.

“Bisa disimpulkan dari hasil paparannya pada sore tadi menjelang shalat Maghrib bahwa posisi hilal itu berada dibawah ufuk, dan juga hilal terbenam terlebih dahulu dibanding matahari,” ujar Lukman dalam konferensi pers di kantor Kementerian Agama, Selasa (16/6/2015).

Sehingga, kata Menag, bisa disimpulkan dalam paparan di sidang Isbat, tidak ada satupun bukti berdasarkan observasi astronomis yang bisa menyatakan bahwa hilal bisa dilihat pada saat itu.

“Kemudian dalam sidang Isbat, kita mendengar laporan dari sejumlah pelaku rukyah yang ditugasi oleh kementerian agama berjumlah 36 orang yang tersebar dari wilayah barat sampai timur kita, semua propinsi terwakili. Dan tidak ada satupun diantara pelaku hilal yang melihat hilal,” tandasnya.

Oleh karenanya, lanjut Lukman, atas dasar itulah maka seluruh peserta sidang isbat bisa menyepakati bulan Syaban saat ini di ijtimalkan atau dilengkapkan 30 hari.

“Dengan demikian, maka 1 Ramadhan itu baru akan jatuh pada esok lusa, tepatnya hari Kamis tanggal 18 Juni tahun 2015,” kata dia.

Sebelumnya, Muhammadiyah juga telah menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada hari Kamis, 18 Juni juga, sehingga tahun ini antara Muhammadiyah dan pemerintah punya keputusan yang sama.(faz/iss)

Berita Terkait

Surabaya
Minggu, 26 Juni 2022
25o
Kurs