Senin, 8 Agustus 2022

Penghentian Pengiriman TKI Domestik, Dorong Perdagangan Manusia

Laporan oleh Dwi Yuli Handayani
Bagikan

Pemerintah Indonesia menargetkan untuk menghentikan pengiriman tenaga kerja sektor informal atau pekerja rumah tangga ke luar negeri, pada 2017. Sebagai gantinya pemerintah akan menyediakan lapangan pekerjaan di dalam negeri.

Data BNP2TKI menyebutkan jumlah Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri sekitar 6,5 juta orang yang sebagian besar bekerja di sektor domestik, lalu lapangan pekerjan apa saja yang akan disediakan oleh pemerintah?

Pemerintah saat ini tengah menyusun peta jalan untuk menghentikan pengiriman TKI sektor rumah tangga, dan sebagian gantinya akan menyediakan lapangan kerja di daerah-daerah terutama yang paling banyak mengirim tenaga kerja sektor domestik, seperti Reny Usman disampaikan oleh Dirjen Pembinaan dan Penempatan Kementerian Tenaga Kerja.

“Pertama padat karya, yang kedua mengajak kepada investor agar membuka padat karya kita mengajak pada investor agar membuka padat karya tetapi tidak hanya di Jawa tetapi di luar Jawa, banyak daerah-daerah yang asal tenaga kerja Indonesia itu di NTT dan NTB,” kata Reny seperti dilansir bbc.

Tahun ini pemerintah menargetkan membuka dua juta lapangan pekerjaan. Tetapi, Haryanto mengatakan upaya yang dilakukan oleh pemerintah tersebut tidak menyelesaikan masalah.

“Para TKI itu bekerja di luar negeri karena tidak ada pekerjaan yang memadai di kampung mereka, dan penghentian ini jutsru akan membuka peluang banyaknya TKI yang pergi secara ilegal,” jelas Haryanto.

Haryanto menilai pemerintah seharusnya lebih memberikan perlindungan dan mengubah aturan yang merugikan buruh migran, dna bukan menghentikan pengirimannya. (bbc/dwi)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Kecelakaan Truk Terguling di KM 750 Tol Waru

Kemacetan di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Senin, 8 Agustus 2022
26o
Kurs