Sabtu, 4 April 2026

Dalam Sebulan, Delapan Bocah Surabaya Kabur dari Rumah

Laporan oleh Tito Adam Primadani
Bagikan
Ilustrasi.

Laporan pendengar Radio Suara Surabaya, menyebutkan selama sebulan terakhir delapan anak dilaporkan hilang atau menghilang dari keluarganya.

Mayoritas dari kasus ini adalah anak kabur dari rumah karena kebuntuan komunikasi dengan orang tua mereka. Selain itu, kurangnya pengawasan juga menjadi pemicu anak kabur.

Data anak kabur di bulan Juni ini merupakan yang terbanyak dalam tiga bulan terakhir. Sejak April hingga Juni 2016 tercatat sudah ada 11 laporan anak dan remaja hilang kepada Radio Suara Surabaya.

Dari data ini pula diketahui jika kebanyakan para remaja yang masih berstatus pelajar SMP kabur dari rumahnya menuju rumah teman yang baru dikenalnya melalui media sosial. “Kenalan sama cowok lewat facebook saya marahi karena dia akhirnya suka berbohong dan akhirnya kabur dari rumah,” kata Heru, orang tua dari salah satu anak yang sempat kabur dari rumahnya.

Beberapa kasus yang sempat mendapat perhatian publik Radio Suara Surabaya, diantaranya adalah hilangnya Al akibat bertengkar dengan orang tua, anak tersebut akhirnya ditemukan di kawasan Petemon Surabaya. Saat ditemukan, bocah tersebut masuk ke dalam dunia trafficking.

Yang terbaru hilangnya Marta pelajar SMP berusia 14 Tahun, sudah hilang semenjak tanggal 18 juni lalu. Namun baru bercerita ke Radio Suara Surabaya 3 hari kemudian. Bocah yang keluar dari rumah dengan alasan mengembalikan buku temannya ini, ternyata hingga kini belum juga kembali ke rumahnya. (tit/fik)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Sabtu, 4 April 2026
29o
Kurs