Kamis, 26 Mei 2022

Demi Kesucian Masjid Jangan Gunakan Istiqlal untuk Kegiatan Politik Praktis

Laporan oleh Jose Asmanu
Bagikan
Masjid Istiqlal, Jakarta

Prof Nazarudin Umar Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta menegaskan, Masjid Istiqlal tidak ada hubungannya dengan aksi damai mengawal fatwa MUI tentang dugaan penistaan agama oleh Ahok Gubernur DKI.

Sebab itu menjaga kesucian dan netralitas Istiqlal dari pengaruh politik praktis, Nazar melarang pengunjukrasa membawa simbol-simbol masjid plat merah ini.

Tapi Nazar tidak melarang pengunjukrasa melaksanakan sholat Jumat di Istiqlal sebelum menyampaikan aspirasi ke Istana Merdeka pada Jumat (4/11/2016) besok.

Imam Besar Masjid Istiqlah setuju dengan pemikiran kasus Ahok diselesaikan melalui proses hukum yang seadil-adilnya. Kalau Ahok terbukti bersalah harus dihukum kalau tidak umat harus menerima putusan pengadilan dengan legowo.

Hardar Nasir Ketua Umum PP Muhammadiyah mewakili beberapa ormas Islam juga mengajak umat Islam mengedepankan proses hukum meskipun unjuk rasa diperbolehkan oleh Undang-undang.

“Karena melibatkan sekitar 200 ribu umat Islam dikhawatirkan sulit dikendalikan dan rawan ditunggangi provokator,” kata Haedar.

MGR Ignantis Suharyo Uskup Jakarta mengatakan yang bermasalah ini Ahok secara personal dengan umat IsIam. Sedangkan hubungan umat Katolik dengan umat Islam baik-baik saja.

Gereja Katedral yang berseberangan dengan Masjid Istiqlal tidak pernah ada masalah. (jos/dwi/ipg)

Teks Foto:
– Shalat jamaah Dhuhur di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Foto: Faiz suarasurabaya.net

Berita Terkait

Surabaya
Kamis, 26 Mei 2022
26o
Kurs