Dua balita kakak beradik yang tinggal di Jalan Bulak Banteng Lor I/39 hilang karena keluar rumah untuk mengikuti ayahnya yang berangkat kerja naik motor, Kamis (26/5/2016) siang.
Arti, ibu kedua balita itu mengatakan peristiwa itu terjadi Kamis siang sekitar duhur. Saat itu, Arti sedang menidurkan bayinya. Sementara, ayah kedua balita itu yang bekerja di bidang komputer hendak keluar rumah.
“Tidak biasanya Abi (ayah)-nya itu pergi enggak pamit ke saya. Nah anak-anak itu main di ruang tamu. Pas Abinya keluar, anak-anak itu ngikutin, lari-lari. Ada tetangga yang tahu,” katanya. Berikut ini cuplikan wawancara di Radio Suara Surabaya
{clip*1}
Kedua balita yang hilang tersebut adalah Hafsah (5 tahun) dan Sabiq (2,5 tahun). Hafsah, kata Arti, berambut pendek, agak kurus, pakai baju lengan panjang sepanjang sikut, biru garis-garis terusan sampai ke lutut.
“Sabiq, adiknya, berambut pendek, kurus, kulit putih, baju hijau, celana pendek warna pink. Saya mohon bantuan, supaya anak-anak saya ditemukan,” katanya.
Arti mengatakan, sudah mencoba mencari ke semua tempat. Bahkan kabar hilangnya kedua balita itu juga sudah diumumkan di masjid-masjid.(den/rst)