Jumat, 1 Juli 2022

Indonesia Lambat Tangani Pertumbuhan Ekonomi dan Urbanisasi

Laporan oleh Tito Adam Primadani
Bagikan
Suasana Seminar Perubahan Iklim di Untag sambut Prepcom 3 UN Habitat III di Surabaya. Foto: Tito suarasurabaya.net

Arie Setiadi Dirjen Penelitian dan Pengembangan Kementarian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan, Indonesia lambat dalam merespons antara pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi.

Padahal, Indonesia telah ditunjuk menjadi Pusat Regional ASEAN HAP Perencanaan Ketahanan dan Pelaksanaan Strategi sejak tahun 2010.

“Tetapi memang kita lambat untuk merespon pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi yang pesat,” kata Arie dalam Seminar jelang Prepcom 3 for UN Habitat III, di Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya, Sabtu (23/7/2016).

Arie mengapresiasi Kota Surabaya yang sukses membangun ruang terbuka hijau dan blue print yang baik, seperti sungai dan laut.

“Kalaupun airnya tidak tampak biru, memang karena letak geografis yang berbeda. Setidaknya minim sampah. Itu sebabnya kita menyetujui acara internasional ini diadakan di Surabaya,” ujar Arie.

Menurut Arie, pembangunan infrastruktur di Indonesia tidak boleh hanya sekadar membangun saja. Namun, harus melihat dampak sosial dan perkembangan ekonomi.

Dalam konferensi tentang pembangunan kota di dunia yang digelar di Surabaya 25-27 nanti, pihaknya berharap bisa menjadi bekerjasama yang baik dan berkelanjutan mulai tingkat nasional hingga daerah.

“Prepcom 3 UN Habitat ini, merupakan tempat berkumpulnya praktisi dan peneliti untuk bertemu dan bertukar pikiran mengenai jalan keluar agar membuat kehidupan masyarakat lebih baik,” katanya. (bid/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Jumat, 1 Juli 2022
28o
Kurs