Jumat, 23 Januari 2026

Jokowi Instruksikan Optimalisasi Aset TNI untuk Kepentingan Umum

Laporan oleh Jose Asmanu
Bagikan
Jokowi Presiden. Foto : setpres

Joko Widodo Presiden menginstruksikan kepada jajaran TNI untuk mengoptimalkan aset-aset yang dimiliki. Optimalisasi aset-aset tersebut bertujuan agar pemanfaatannya dapat dirasakan baik untuk kepentingan TNI, maupun juga bagi kepentingan umum.

“Aset TNI yang dimaksud di sini adalah aset TNI yang tidak secara langsung digunakan oleh TNI sebagai markas besar maupun sebagai penunjang operasi tugas dan fungsi TNI. Aset-aset ini, seperti juga aset BUMN, sebenarnya dapat dioptimalkan agar lebih bermanfaat bukan hanya untuk kepentingan TNI tetapi juga bagi kepentingan umum,” ujar Jokowi saat memimpin rapat terbatas mengenai optimalisasi pemanfaatan aset TNI di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (23/11/2016)

Dalam proses optimalisasi tersebut, presiden meminta untuk dilakukannya pendataan ulang mengenai aset-aset tersebut. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengetahui apakah terdapat aset-aset yang tidak digunakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, sedang digunakan pihak ketiga, sedang berada dalam sengketa, hingga aset-aset yang tidak dimanfaatkan.

Selain itu, diketahui bahwa saat ini masih terdapat aset TNI yang belum tersertifikasi.

“Ini perlu segera didata ulang, diperjelas status hukum kepemilikan dari aset-aset tersebut, serta diselesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi di lapangan dengan mengutamakan asas kemanusiaan dan keadilan sosial serta menjunjung tinggi hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Jokowi.

Jokowi juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses optimalisasi aset tersebut. Pelaksanaannya pun juga disebut presiden harus berdasarkan pada perundang-undangan yang berlaku.

“Saya menekankan agar optimalisasi pemanfaatan aset TNI harus betul-betul berada dalam koridor perundang-undangan yang berlaku. Prosesnya juga harus dilakukan secara transparan dan akuntabel serta mempertimbangkan manfaatnya, baik bagi kepentingan TNI maupun kepentingan bangsa, kepentingan rakyat, dan kepentingan negara yang lebih besar,” ujar Jokowi.

Karena itu, Joko Widodo mengharapkan koordinasi antara Kementerian Pertahanan, Kementerian Keuangan, dan juga pihak TNI dalam melakukan inventarisasi dan optimalisasi pemanfaatan aset-aset TNI tersebut. Dirinya juga berpesan kepada jajarannya agar segera dilakukan pembenahan terhadap manajemen aset TNI.

“Saya berharap dengan langkah-langkah perbaikan manajemen aset tersebut, pemanfaatan aset TNI bisa mencapai tujuan yang diinginkan,” katanya.

Hadir dalam rapat tersebut di antaranya Ryamizard Ryacudu Menteri Pertahanan, Sri Mulyani Menteri Keuangan, Pratikno Menteri Sekretaris Negara, Pramono Anung Sekretaris Kabinet, Teten Masduki Kepala Staf Presiden, dan Jenderal Gatot Nurmantyo Panglima TNI. (jos/tit/tok)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Jumat, 23 Januari 2026
28o
Kurs