Minggu, 22 Mei 2022

Merah Putih Jiwa Ragaku Kenang Pertempuran Merah Putih

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Dr. Ananto Sidohutomo (baju putih). Foto: Totok suarasurabaya.net

Aksi Merah Putih Jiwa Ragaku mengenang pertempuran Arek Suroboyo melawan Sekutu di Hotel Majapahit 19 September 1945 digelar Senin, (19/9/2016) sore.

Saat itu terjadi pertempuran dahsyat antara pejuang Indonesia dalam hal ini Arek-arek Suroboyo melawan Belanda, oleh sebab terjadi pengibaran bendera Belanda di Hotel Majapahit.

Amarah pejuang dan Arek-arek Suroboyo meledak dalam pertempuran tak terhindarkan yang mengakibatkan gugurnya pejuang dan Arek-arek Suroboyo tersebut.

“Kami ingin mengenang perjuangan serta perlawanan luar biasa yang dilakukan para pejuang itu. Beliau adalah lakon dalam pertempuran itu. Merekalah para pahlawan yang luar biasa,” kata Dr. Ananto Sidohutomo satu di antara pengisi acara.

Nantinya ada tiga panggung yang disiapkan pada pentas yang dijadwalkan dibuka mulai pukul 16.00 WIB. Ketiga panggung, masing-masing puncak bendera sisi utara Hotel Majapahit, depan gedung BPN dan teras bendera lantai 2 Hotel Majapahit, secara bergantian diisi berbagai kegiatan.

“Kami mengajak masyarakat mengenang patriotisme para pejuang, dan kami tegaskan bahwa kami ini bukan pelakon, justru kami hanya mengingatkan bahwa peristiwa 19 September 1945 adalah peristiwa yang bersejarah. Peristiwa heroik yang luar biasa,” kata Ananto saat berbicara dengan suarasurabaya.net.

Sebagai puncak seluruh rangkaian kegiatan pada Senin (19/9/2016) nanti dijadwalkan tampil Dr. Ananto Sidohutomo dalam monolog Merah Putih Jiwa Ragaku.

“Tetapi yang terpenting adalah bahwa Merah Putih Jiwa Ragaku adalah momentum yang harus diketahui masyarakat luas sebagai bagian perjuangan rakyat Surabaya mempertahankan kemerdekaan yang sudah diproklamirkan pada 17 Agustus 1945. Ini momen penting,” ujar Ananto, Sabtu (17/9/2016).(tok/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Minggu, 22 Mei 2022
28o
Kurs