Minggu, 29 November 2020

Presiden Jokowi Tinjau Pembangunan Wisma Atlet di Kemayoran

Laporan oleh Jose Asmanu
Bagikan
Joko Widodo Presiden, Kamis (29/12/2016) meninjau pembangunan rusun atlet di Jalan HBR Motik, Kemayoran, Jakarta. Foto: Jose suarasurabaya.net

Pemerintah terus mempersiapkan diri untuk perhelatan Asian Games XVIII Tahun 2018.

Selaku tuan rumah penyelenggaraan Asian Games XVIII, Indonesia berusaha keras mensukseskan pesta olah raga bangsa bangsa Asia yang akan digelar di Jakarta dan Palembang 2018.

Joko Widodo Presiden, Kamis (29/12/2016) meninjau pembangunan rusun atlet di Jalan HBR Motik, Kemayoran, Jakarta.

Saat peninjauan berlangsung, tengah dilakukan topping off atau pengecoran akhir atap rusun tersebut. Nantinya, rusun atlet tersebut akan mengakomodasi para atlet dan juga jurnalis serta ofisial guna mendukung pelaksanaan Asian Games di Jakarta.

“Hari ini kita telah melakukan pengecoran akhir untuk atap, untuk blok D10. Di sini ada tujuh tower dan di blok C2 ada 3 tower. Khusus untuk di sini (D10) akan bisa mengakomodasi kurang lebih 5.400 atlet dan nanti yang akan di blok C2 akan bisa mengakomodasi kurang lebih 1.900 untuk jurnalis dan ofisial. Jadi di sini khusus atlet, yang di C2 khusus jurnalis dan ofisial,” ujar Presiden.

Presiden menyatakan puas setelah melihat proses pembangunan dan mockup yang ditampilkan saat peninjauan. Kepala Negara juga sangat menantikan penyelesaian rusun tersebut yang diperkirakan akan dapat diselesaikan pada September 2017.

“Saya lihat tadi, dari kondisi mockup yang ditampilkan, saya kira sudah sangat bagus. Tinggal penyelesaiannya dan kita nantikan pada bulan September 2017,” kata presiden.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut ialah Basuki Hadimuljono Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Imam Nahrawi Menteri Pemuda dan Olahraga dan Pratikno Menteri Sekretaris Negara.

Pembangunan rusun tersebut telah dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sejak 17 Maret 2016 lalu. Rusun tersebut dimaksudkan untuk mendukung penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018 di Jakarta sebagai wisma bagi para atlet kontingen dan juga jurnalis serta ofisial.

Usai penyelenggaraan Asian Games, rusun tersebut akan dialihfungsikan sebagai hunian bagi penduduk Jakarta yang berasal dari kalangan masyarakat menengah ke bawah dan sebagai tempat relokasi bagi permukiman kumuh yang ada di Jakarta. (jos/dwi/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Hujan Deras di Balonggebang Nganjuk

Kemacetan di Perak Barat

Kecelakaan di Simpang Empat Mertex Mojokerto

Surabaya
Minggu, 29 November 2020
26o
Kurs