Seminggu yang lalu, tepatnya Jumat 9 Desember 2016, Joko Widodo Presiden sempat melihat langsung Masjid Besar At-Taqarrub yang roboh akibat bencana gempa di Pidie Jaya, Aceh.
Namun hari ini, Kamis (15/2016), Presiden telah meletakkan batu pertama pembangunan kembali Masjid Besar At-Taqarrub yang berlokasi di Desa Keude, Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.
Reruntuhan masjid itu sudah dibersihkan dan akan dimulai pembangunannya. “Mulai hari ini sudah peletakan batu pertama dan akan segera dimulai. Kita harapkan selesai sebelum Ramadhan 2018. Insya Allah sudah selesai,” kata Presiden.
Pola pembangunan kembali masjid yang roboh ini pulalah yang diingiinkan Presiden dalam membangun fasilitas umum yang rusak terkena dampak bencana gempa Pidie Jaya.
“Model seperti ini nanti juga akan kita lakukan untuk sekolah-sekolah, SD, SMP, SMA dan SMK. Semuanya sama, jadi dibersihkan, kemudian segera dibangun,” ujar Jokowi.
Terkait dengan pembangunan kembali bangunan yang rusak akibat bencana gempa Pidie Jaya, Presiden akan memprioritaskan membangun terlebih dahulu fasilitas-fasilitas umum.
“Karena yang untuk masyarakat memang tadi sudah kita berikan stimulan untuk yang rusak berat, dan rusak sedang dan ringan menunggu skep (Surat Keputusan) dari bupati atau gubernur. Tetapi saya sudah perintah minggu depan semuanya harus sudah bersih dan segera dimulai pembangunan terutama untuk sekolah ya,” ujarnya.
Sebelum meletakkan batu pertama pembangunan Masjid At-Taqarrub, Presiden Jokowi sempat mengunjungi SDN Peulandok Tunong, Gampong Peulandok Tunong, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya. Di bekas sekolah yang kini menjadi tempat pengungsian itu, Presiden bertemu para pengungsi dan sempat melakukan rapat terbatas dengan sejumlah menteri.
“Untuk mempercepat proses-proses yang ada di lapangan baik yang berupa pembangunan, baik yang berupa pemberian stimulan untuk yang rusak berat sedang dan ringan dan baik untuk distribusi logistik agar semuanya menjadi lebih baik,” kata Presiden ketika ditanyai mengenai topik rapat terbatas tersebut.
Dari lokasi pembangunan Masjid Besar At-Taqarrub, Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo melanjutkan perjalanan dengan kendaraan mobil menuju Helipad Blang Pasir Sigli, Kabupaten Pidi untuk melanjutkan perjalanan dengan Helikopter Super Puma TNI AU menuju Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Banda Aceh.
Sementara itu, turut mendampingi Presiden sekaligus peserta rapat terbatas antara lain Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan; Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat; Khofifah Indar Parawansa, Menteri Sosial; Pratikno, Menteri Sekretaris Negara; dan Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri. (Jos/fik)
NOW ON AIR SSFM 100
