Jumat, 20 Mei 2022

Sidang Isbat Penentuan Awal Puasa Ramadhan Masih Berlangsung

Laporan oleh Jose Asmanu
Bagikan
Ilustrasi

Sidang Isbat penentuan awal puasa Ramadhan yang saat ini akan berlangsung di Kementrian Agama dipimpin langsung oleh Lukman Hakim Syaifuddin Menteri Agama.

Lukman Hakim mengatakan, sidang Isbat akan diawali dengan mendengarkan laporan dari tim hisab dan rukyat Kementrian Agama yang ditugaskan di titik-titik tertentu untuk memastikan apakah ada yang melihat hilal atau tidak. Laporan tim hisab dan rukyat itu akan dibahas dalam sidang Isbat sebagai dasar untuk menetapkan dimulainya Ramadhan.

Kata Menteri Agama, menurut perhitungan kalender atau hisab, awal puasa Ramadhan jatuh pada Senin (6/6/2016). Namun pemerintah selalu memiliki tradisi bahwa hasil perhitungan hisab harus dikonfirmasi kembali melalui rukyat.

“Kedua metode ini kita lakukan bersama-sama untuk saling melengkapi dan menyempurnakan dengan mengacu pada hadis Nabi yang menyebutkan “Berpuasalah kamu setelah melihat bulan dan berhari rayalah kamu setelah melihat bulan”,” kata dia.

Sementara itu, saat ini sidang Isbat masih dalam tahap persiapan.

Cecep Nurwendaya anggota tim hisab dan rukyat Kementrian Agama utusan dari planetarium dan observatorium Jakarta Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengatakan, dalam sidang Isbat ini dia mendapatkan amanah untuk memaparkan posisi hilal menjelang awal Ramadhan ini.

“Data dari Kementrian Agama untuk rukyat ada 93 titik tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Jadi tim ini memantau keberadaan hilal. Tinggal kita nanti menunggu hasilnya. Kalau ada yang melihat hilal kan nanti disidang dulu oleh hakim baru nanti disampaikan dalam sidang Isbat,” kata dia. (dwi)

Berita Terkait

Surabaya
Jumat, 20 Mei 2022
31o
Kurs