Pada transisi musim sekarang ini, masih terjadi beberapa anomali cuaca yang sedang terjadi. Beberapa waktu yang lalu, BMKG sempat mengatakan kepada suarasurabaya.net, transisi peralihan musim ini hanya berlangsung sampai seminggu di awal puasa saja. Namun hingga saat ini, beberapa kali kota Surabaya masih diguyur hujan.
Ketika dikonfirmasi ulang kepada BMKG, pihak BMKG mengatakan kondisi ini masih berlangsung hingga tiga hari kedepan. “Suhu di permukaan air laut yang tinggi bisa menyebabkan timbulnya awan aktif, sehingga hujan masih akan terjadi,” kata Agatha Prakirawan Cuaca BMKG.
Agatha menjelaskan kepada suarasurabaya.net, suhu permukaan laut Jawa saat ini berada di suhu 29-30 derajat celcius yang tergolong cukup tinggi. Biasanya sekitar 27 derajat celcius. Akibat dari suhu tinggi permukaan air laut tersebut, membuat tekanan ke atas dan membuat awan hujan aktif. “Selain karena suhu permukaan air laut itu, juga karena dampak awan dari arah barat daya sumatera. Sehingga pergerakan awan mengumpul di wilayah jawa,” ujar Agatha.
Saat ini sendiri, wilayah Jawa Timur masih mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, terutama di wilayah Tulungagung. Sementara itu, meskipun pergerakan awan cukup besar yang menimbulkan awan CB, BMKG mengatakan penerbangan di Juanda belum ada gangguan akibat cuaca ini.
“Sempat tadi pagi jam 5 beberapa wilayah indonesia masih tertutupi awan hujan aktif. Namun saat ini kondisinya lebih baik, meskipun wilayah Surabaya akan turun hujan. Kemungkinan malam hari ini akan turun hujan, tetapi saat ini terdapat awan hujan aktif yang ada di selat madura yang kemungkinan siang ini juga akan turun hujan,” kata agatha. (tit/rst)
NOW ON AIR SSFM 100
