Penangkapan terhadap Ahmad Syafii Bupati Pamekasan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat sejumlah partai pengusungnya angkat bicara. Salah satunya adalah Partai Demokrat yang menjadi pengusung utama saat Syafii maju pada pemilihan kepala daerah 2013 lalu.
Renville Antonio, Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Timur mengatakan, meski sebagai partai pengusung, namun Ahmad Syafii bukanlah pengurus Partai Demokrat.
“Terus terang saya prihatin dengan kejadian yang menimpa Pak Syafii, tapi kami pastikan bahwa beliau bukan pengurus partai Demokrat di struktural manapun,” kata Renville, Rabu (2/8/2017) malam.
Menurut Renville, Partai Demokrat tidak bisa bersikap apapun terkait penangkapan Bupati Syafii oleh KPK siang tadi. Ini karena Partai Demokrat hanya sebagai partai pengusung dalam pilkada 2013 lalu bersama partai-partai yang lain.
“Kami sepenuhnya menyerahkan ini pada proses hukum,” ujar anggota fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur ini.
Sekadar diketahui, saat Pilkada Pamekasan, Partai Demokrat adalah pengusung utama pasangan Ahmad Syafii-Halil. Saat itu, Demokrat berkoalisi dengan PAN, PPP, dan PKS.
Sekadar diketahui, KPK melakukan Operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan penanganan kasus penggelapan alokasi dana desa 2015-2016 yang mengucur di Kabupaten Pamekasan. Kasus itu ditangani Kejari Pamekasan.
KPK melakukan operasi penindakan sejak kemarin, Selasa 1 Agustus 2017 hingga rabu 2 Agustus 2017. KPK pun mengamankan Kajari Pamekasan dan Bupati Pamekasan untuk dibawa ke Jakarta.(fik)
NOW ON AIR SSFM 100
