Minggu, 29 Mei 2022

HKSN 2017, Gotong Royong Wajib Ada di Tengah Masyarakat

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Mensos bersama Puan Maharani Menko PMK diacara HKSN 2017 di lapangan Makodam V Brawijaya. Foto: Totok suarasurabaya.net

Puan Maharani Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Rabu (20/12/2017) dalam rangka memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2017 mengingatkan bahwa gotong-royong harus tetap ada ditengah-tengah masyarakat yang terus berkembang.

“Gotong-royong itu memang bagian dari masyarakat kita. Dengan gotong-royong, niscaya cita-cita bangsa ini bakal tercapai dan kesejahteraan bagi masyarakat akan terwujud. Gotong-royong itu membantu kita menyelesaikan persoalan-persoalan bangsa yang muncul seiring perkembangan dan kemajuan bangsa dan negara ini,” ujar Puan Maharani.

Lalu Puan mencontohkan bahwa peringatan HKSN 2017 di Kota Surabaya, Jawa Timur di lapangan upacara Makodam V Brawijaya, Rabu (20/12/2017) merupakan hasil dari gotong-royong yang dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat.

“Peringatan HKSN 2017 di lapangan Makodam V Brawijaya ini digelar dengan megah dan ditambah penampilan berbagai kelompok kesenian yang sangat bagus, ini merupakan bukti bahwa gotong-royong menjadi sesuatu yang sangat penting bagi kita semua,” kata Puan.

Jika Pangdam V Brawijaya tidak memberikan izin pelaksanaan peringatan HKSN 2017 di lapangan upacara ini, lanjut Puan, tentunya penyelenggaraannya tidak di lapangan upacara Makodam V Brawijaya yang megah dan luas ini. “Gotong-royong itu penting bagi kita semua,” tegas Puan.

Khofifah Indar Parawansa Menteri Sosial Republik Indonesia yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan puncak peringatan HKSN 2017 menambahkan bahwa gotong-royong dan persatuan menjadi kunci penting sejarah perkembangan bangsa ini.

“Ulama dan tentara bergotong-royong melawan penjajahan kolonialisme, bersatu padu mengusir penjajah. Pertempuran di Surabaya 10 November juga menjadi bukti persatuan dan gotong-royong selalu mewarnai perjalanan sejarah bangsa dan negara kita tercinta, Indonesia,” ujar Khofifah disambut tepuk tangan peserta dan undangan peringatan HKSN 2017.

Memeriahkan peringatan HKSN 2017 di Surabaya, Jawa Timur, usai Puan Maharani Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan RI menyematkan bintang satya lencana bagi sejumlah walikota dan bupati berprestasi di kota-kota di Indonesia, tampil berbagai kesenian.

Mulai dari kelompok Reog Ponorogo dna barongan Topeng beberapa kota di Jawa Timur, juga tampil kelompok drumband taruna dan taruni Akademi Angkatan Laut (AAL). Selain hadir dua menteri, peringatan HKSN 2017 juga dihadiri segenap Forkopimda Jawa Timur, serta perwakilan dari kantor dinas sosial seluruh Indonesia.(tok/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Minggu, 29 Mei 2022
29o
Kurs