Sabtu, 20 Agustus 2022

Soekarwo Minta BNN Tindak Tegas Bandar Narkoba

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Soekarwo Gubernur Jatim saat memberikan sambutan dalam puncak Hari Anti Narkotika Internasional di Makodam V Brawijaya, Kamis (13/7/2017). Foto: Bruriy suarasurabaya.net

Soekarwo Gubernur Jatim meminta Brigjen Pol Fatkhur Rachman Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim agar lebih tegas lagi kepada pengedar dan bandar narkoba.

Soekarwo berpesan kepada Kepolisian, Kejaksaan, Armatim dan BNNP Jatim agar tegas menindak pengedar narkoba. Sebab, para pengedar dan bandar narkoba tidak bisa lagi diampuni karena sudah membunuh masa depan generasi muda.

“Pak Kapolda kalau ada pengedar tembak saja, Pak Kajati kalau ada tersangka bandar narkoba hukum seberat-beratnya, dan Pak Kaarmatim kalau ada kapal bawa narkoba tenggelamkan!” Ujar Soekarwo Gubernur Jatim saat sambutan di Puncak Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2017 di Lapangan Kodam V Brawijaya, Kamis (13/7/2017) malam.

Soekarwo menekankan agar Brigjen Pol Fatkhur Rachman Kepala BNNP Jatim lebih tegas lagi menghadapi para bandar narkoba dengan analogi obat garang.

“Pak Fathkhur ini tolong minum pil kereng (garang). Jadi ayo lebih tegas menindak para bandar yang membahayakan ini,” katanya.

Menurut Soekarwo, Indonesia, khususnya Jatim dimasuki narkoba karena sulit ditaklukkan dengan serangan militer. Maka dari itu, Indonesia mencoba dirusak dengan serangan narkoba yang lebih berbahaya.

Sementara itu, Brigjen Pol Fatkhur Rachman Kepala BNNP Jatim mengatakan, sebanyak 2,20 persen penduduk Jatim menjadi pengguna narkoba. Jumlahnya 900 ribu orang dari 40 juta penduduk di Jatim. Mereka terdiri dari pengguna dan pecandu.

“Jenis narkotika juga banyak jenis. Di dunia ada 643 jenis narkotika, 44 jenis sudah masuk di Indonesia,” ujarnya.

Fatkhur juga mengatakan akan konsentrasi mengawasi peredaran narkoba di Lapas. Pengecekan secara rutin juga dilakukan untuk mewaspadai peredaran narkotika.

“Narkoba mulai memanfaatkan generasi muda sebagai pangsa pasarnya kedepan. Kita harus bergerak bersama memerangi narkoba. Jangan takut melaporkan ke BNN jika ada kerabat yang terlibat narkoba,” katanya. (bid/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Sabtu, 20 Agustus 2022
30o
Kurs