Senin, 9 Februari 2026

52 Perangkat Sirine Tsunami Aktif Dipasang di Daerah Rawan Tsunami di Indonesia

Laporan oleh Dwi Yuli Handayani
Bagikan
Jumlah perangkat sirine tsunami early warning system yang aktif di Indonesia sebanyak 52 unit. Foto: Instagram infobmkg

Jumlah perangkat sirine tsunami early warning system yang aktif di Indonesia sebanyak 52 unit. Puluhan sirine aktif ini diprioritaskan untuk daerah-daerah yang rawan tsunami.

Dilansir dari akun instagram infobmkg, untuk 52 sirine ini, Remote Terminal Unit (RTU) tersebar di 18 provinsi rawan bencana tsunami.

Sirine tsunami early warning system ini adalah perangkat yang digunakan sebagai media penyebaran berita peringatan dini tsunami di ruang terbuka. Perangkat sirine ini menjadi bagian dari sistem peringatan dini tsunami milik Indonesia atau lebih dikenal sebagai InaTEWS.

Berikut daerah-daerah rawan tsunami yang telah dipasangi sirine aktif tsunami:
1. Aceh (8 unit)
2. Sumatera Barat (6 unit)
3. Sumatera Utara (2 unit)
4. Bengkulu (2 unit)
5. Lampung (2 unit)
6. Gorontalo (2 unit)
7. Sulawesi Utara (2 unit)
8. Sulawesi Tengah (1 unit)
9. Papua Barat (1 unit)
10. Papua (1 unit)
11. Maluku (1 unit)
12. NTT (1 unit)
13. NTB (1 unit)
14. Bali (9 unit)
15. Jawa Timur (4 unit)
16. Yogyakarta (2 unit)
17. Jawa Tengah (2 unit)
18. Banten (3 unit)
19. Jawa Barat (2 unit)

BMKG juga menjelaskan, ada tiga status ancaman tsunami yakni Awas, Siaga dan Waspada.

Status Awas jika ketinggian gelombang tsunami lebih dari 3 meter. Pemerintah provinsi/kabupaten/kota yang berada dalam status “Awas” diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi menyeluruh.

Status Siaga jika ketinggian gelombang tsunami antara 0,5-3 meter. Pemerintah provinsi/kabupaten/kota yang berada dalam status “Siaga” diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi.

Status Waspada jika ketinggian gelombang tsunami kurang dari 0,5 meter. Pemerintah provinsi/kabupaten/kota yang berada dalam status “Waspada” diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai. (dwi/ipg)

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Senin, 9 Februari 2026
27o
Kurs