Senin, 30 Maret 2020

Hari ini, Kampung Warna-Warni di Kedung Sroko Diresmikan

Laporan oleh Agung Hari Baskoro
Bagikan
Peresmian kampung warna-warni, di Kampung Kedung Sroko, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Minggu (2/9/2018). Foto: Baskoro suarasurabaya.net

LSM Amphibi bersama masyarakat dan Karang Taruna Kedung Sroko meresmikan kampung warna-warni, di Kampung Kedung Sroko, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Minggu (2/9/2018).

Samsul Hadi Ketua DPW LSM Amphibi Jawa Timur mengatakan, Kampung warna-warni di Kedung Sroko adalah bentuk realisasi misi perbaikan lingkungan hidup dan sosial kemasyarakatan.

Pembuatan kampung warna warni ini juga bagian dari program Kampung Peduli Pencemaran Lingkungan (KPPL) yang diinisiasi oleh LSM Amphibi.

Berdasarkan pantauan suarasurabaya.net, kondisi kampung warna warni di Kedung Sroko masih terbilang sederhana dan perlu pengembangan lebih lanjut. Pengecatan warna-warni masih terbatas pada jalan-jalan kampung dan jembatan setapak di kampung tersebut. Dinding-dinding rumah masih terlihat belum di cat warna-warni.

Menanggapi hal ini, Samsul mengatakan, potensi dari kampung warna warni Kedung Sroko memang akan terus dikembangkan.

“Pengembangan potensi kampung ini akan mengikuti konsep Go Green,” kata Samsul

LSM Amphibi bersama masyarakat dan karang taruna akan membuat hidroponik tanaman anggur setinggi 3 meter di samping-samping sungai. Selain itu juga akan ada pemeliharaan ikan hias di sepanjang sungai tambang boyo, berupa ikan patin kuning dan nila kuning.

Ia menambahkan, ikan-ikan ini tidak untuk dikonsumsi. Ikan ini akan berfungsi sebagai uji kelayakan standar baku air, untuk mengetahui apakah air sungai tercemar atau tidak.

“Ini juga agar masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya air sungai,” kata Samsul.

Untuk memperindah kampung warna-warni, juga akan ada pengecatan mural 3D di dinding-dinding rumah di kampung kedung Sroko.

Realisasi ini, kata Samsul, akan diselesaikan pada bulan Oktober 2018 atau satu bulan sejak peresmian hari ini (2/9/2018).

Selain pembangunan fisik, masyarakat Kedung Sroko juga akan dilatih berbagai keterampilan seperti pembuatan sabun cair dan deterjen serta pembuatan relief dari limbah plastik.

Dengan adanya kampung warna-warni ini, Samsul berharap, masyarakat dan pemuda di Kedung Sroko akan menjadi warga yang lebih sadar terhadap lingkungan. (bas/iss)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Mobil Terbakar di Karah Indah 1

Penyemprotan Disinfektan di A.Yani

Truk Terguling di Karang Pilang

Biasanya Berjubel, Kini Sunyi

Surabaya
Senin, 30 Maret 2020
27o
Kurs