Sabtu, 21 Mei 2022

Surabaya Cross Culture International Ramaikan Aktivitas CFD di Tunjungan

Laporan oleh Anggi Widya Permani
Bagikan
Polandia ikut memeriahkan Surabaya Cross Culture di Jalan Tunjungan Surabaya. Foto: Anggi suarasurabaya.net

Aktivitas Car Free Day (CFD) di Jalan Tunjungan Surabaya, tampak berbeda dari biasanya, Minggu (15/7/2018). CFD kali ini, dimeriahkan dengan pagelaran Surabaya Cross Culture Internasional ke-14, yang diikuti ratusan peserta dari mancanegara. Acara tersebut sukses menarik perhatian warga Surabaya dan memadati di sepanjang Jalan Tunjungan.

Dengan tema Folk Art Festival, Surabaya Cross Culture International atau lintas seni budaya itu, dihadiri 10 negara dan tiga kota besar dari Indonesia. Tidak ketinggalan, Wali Kota Singkawang juga tampak hadir untuk menyaksikan acara tersebut. Di mana, masing-masing negara maupun kota menampilkan berbagai macam tarian dan musik lokal maupun internasional khas daerahnya.

Adapun 10 negara yang mengikuti acara tahunan ini, diantaranya, Cina, Korea Selatan, Polandia, Mexico, Rumania, Russia, Bulagaria, Jerman, New Zealand dan Uzbekistan. Sedangkan tamu dalam negeri berasal dari Kabupaten Bone Sulawesi Selatan, Kota Singkawang dan Kota Banjarmasin.

Acara Surabaya Cross Culture International dibuka langsung oleh Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya. Dalam sambutannya, Risma mengungkapkan rasa syukurnya. Karena pasca insiden yang beberapa terakhir terjadi di Kota Surabaya, masih banyak negara yang mau berkunjung dan percaya bahwa Kota Surabaya aman.

Untuk itu, Risma mengajak seluruh warga Surabaya, agar menjadi tuan rumah yang baik dan ramah dalam menyambut para tamu undangan.

“Saya sangat bersyukur dengan acara ini. Karena beberapa waktu lalu Surabaya mengalami musibah. Tapi negara-negara lain, tetangga kita masih mau berkunjung kesini dan percaya Surabaya itu aman. Jadi mari, saya mengajak kepada masyarakat Surabaya untuk menjadi tuan rumah yang baik, menyambut mereka semua. Saya yakin, masyarakat Surabaya itu ramah dan murah senyum,” kata Risma, saat memberikan sambutan dihadapan masyarakat Surabaya, Minggu (15/7/2018).

Setelah sukses memparadekan sekaligus mempromosikan budaya masing-masing negara, seluruh peserta melakukan parade selanjutnya, dengan mengendarai becak hias dari pertigaan Jalan Genteng menuju Taman Surya Balai Kota Surabaya.

Acara lintas budaya itu, rencananya akan digelar di Kota Surabaya pada 15-19 Juli 2018 di beberapa lokasi. Diantaranya, Jalan Tunjungan, Balai Kota, Gedung Siola, G-Walk Citraraya Surabaya, Ciputra World dan Royal Plaza. (ang/dwi)

Berita Terkait

Surabaya
Sabtu, 21 Mei 2022
26o
Kurs