Selasa, 3 Agustus 2021

Unnes Beri Penghargaan Gus Mus di Bidang Kesusastraan

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Ahmad Mustofa Bisri. Foto: Instagram @s.kakung

KH Ahmad Mustofa Bisri atau akrab disapa Gus Mus, ulama sekaligus budayawan Indonesia dianugerahi penghargaan dari Universitas Negeri Semarang. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi besarnya dalam bidang kesusastraan Indonesia.

Penghargaan bernama Upakarti Parama Bhujangga itu diberikan kepada Gus Mus bersamaan dengan peringatan Dies Natalis Ke-53 Unnes yang berlangsung di Auditorium Unnes, Semarang, Kamis (29/3/2018).

Selain Gus Mus, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi juga mendapatkan penghargaan Upakarti Prabaswara Mandala karena berkontribusi dalam penataan kawasan sebagai bagian konservasi lingkungan.

Prof Fathur Rokhman, Rektor Unnes mengatakan, penghargaan diberikan kepada dua sosok tersebut karena telah berkontribusi nyata sesuai dengan visi dan misi Unnes di bidang konservasi.

“Gus Mus itu seorang ulama, budayawan, sastrawan. Beliau adalah aset nasional yang menembus dunia, dan itu sekarang mulai jarang,” kata Guru Besar Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unnes itu kepada Antara.

Nilai-nilai yang diajarkan Gus Mus itulah, kata dia, harus diikuti masyarakat, dari berbagai elemen, khususnya sastrawan, sehingga perlu Unnes perlu menuangkannya dalam bentuk penghargaan.

“Nilai-nilai yang dimiliki Gus Mus itu agar dilestarikan, salah satunya melalui penghargaan. Biar menjadi motivasi agar diikuti sastrawan dan budayawan Indonesia,” katanya.

Untuk penghargaan kepada Hendrar Prihadi, Fathur mengatakan kontribusinya terhadap penciptaan kawasan hijau di Semarang patut diapresiasi agar ditiru oleh pemerintah daerah lainnya.

“Program Pemerintah Kota Semarang mengurangi kawasan kumuh, menata bantaran sungai, merupakan bagian dari konservasi lingkungan.Award ini agar menjadi inspirasi bagi wali kota lainnya di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Gus Mus ditemui usai pemberian penghargaan itu mengatakan penghargaan dari Unnes tersebut memang tepat kalau diberikan kepada Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

“Kalau Pak Wali (Wali Kota Semarang, red.) pas itu. Kalau untuk saya, lebay,” candanya. (ant/tna)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Antre Sejak Pagi Buta Demi Mendapat Vaksin

Kebakaran Lahan Kosong Darmo Permai

Antrean Vaksinasi di Grand City Surabaya

Antrean Vaksinasi di Terminal 2 Juanda

Surabaya
Selasa, 3 Agustus 2021
28o
Kurs