Kamis, 22 Oktober 2020

Aktivis Gugur Saat Demo, IMM Jatim Akan Geruduk Polda Jatim

Laporan oleh Agung Hari Baskoro
Bagikan
Ilustrasi. Puluhan ribu peserta aksi dari mahasiswa dan elemen masyarakat saat berjalan menuju gedung DPRD Jatim, di Jalan Indrapura, Surabaya, Kamis (26/9/2019). Foto: Purnama/Dok. suarasurabaya.net

Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Timur akan menggeruduk Mapolda Jatim pada Senin (30/9/2019) mendatang.

Aksi ini adalah tindak lanjut dari kematian Himawan Randi (21) salah satu kader IMM saat ikut dalam demonstrasi di depan kantor DPRD Sulawesi Tenggara pada Kamis (26/9/2019) lalu. Diketahui, Randi meninggal setelah tertembak peluru di bagian dada sebelah kanan.

Andreas Susanto Ketua Umum DPD IMM Jatim mengatakan, kejadian penembakan aktivis mahasiswa saat demonstrasi adalah hal yang patut disesalkan.

“Gerakan aksi semacam itu kan hal yang biasa di negara demokrasi. Tejadinya hal itu patut kita sesalkan. Oleh karena itu, atas instruksi dewan pimpinan Pusat IMM, kami DPD IMM Jatim akan menggelar aksi,” kata Andreas pada Jumat (27/9/2019).

Dalam aksi ini, mereka akan menuntut tiga hal, yaitu menolak kriminalisasi aktivis, pengusutan tuntas pada pelaku pembunuhan aktivis mahasiswa, dan mencopot jabatan Kapolda Sultra.

“Kami mengimbau agar kepolisian kedepan ketika ada aksi-aksi itu tidak terlalu represif pada gerakan mahasiswa,” ujarnya.

Sebelumnya, Dewan Pengurus Pusat IMM juga menyerukan kepada seluruh kader IMM di daerah untuk menggekar aksi demonstrasi di depan mapolda dan atau mapolres di daerah masing-masing. (bas/tin/iss)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Macet di Tol Waru arah Satelit

Kecelakaan Truk di Tol Ngawi-Solo

Kecelakaan Mobil di Raya Darmo

Mendung Sore Ini

Surabaya
Kamis, 22 Oktober 2020
33o
Kurs