Selasa, 7 Desember 2021

Bhinneka Hadirkan Lukisan Cat Air yang Pernah Dipamerkan di Korea

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Sepenggal lukisan karya Yoes Wibowo yang sempat dipamerkan di Korea Selatan. Foto: Istimewa

Pameran lukisan cat air, Bhinneka, Rabu (27/11/2019) menampilkan sejumlah karya seniman lukis cat air, sekaligus satu karya peraih juara nasional yang pernah dipamerkan di Incheon, Korea Selatan.

Pameran rutin secara regional yang dilaksanakan Komunitas Lukis Cat Air Indonesia (Kolcai) chapter Surabaya tersebut diselenggarakan 2 tahun sekali dan digelar secara rutin juga di Kota Surabaya.

“Kami berharap pameran ini adalah wadah bagi anggota untuk terus berlatih sekaligus punya tujuan dalam berkarya. Pameran ini juga diharapkan untuk memperkenalkan komunitas kami kepada masyarakat luas. Dan kami memang berharap masyarakat luas mengapresiasi karua-karya yang kami tampilkan pada pameran kali ini,” terang Yoes Wibowo satu diantara anggota Kolcai chapter Surabaya.

Pameran di Galeri Prabangkara kompleks Taman Budaya Jawa Timur, dijadwalkan berlangsung Selasa (26/11/2019) hingga Sabtu (30/11/2019) yang ditandai dengan beberapa kegiatan lain selain pameran. Mulai dari lomba, workshop dan art talk bersama pelukis cat air senior.

Bhinneka dipilih sebagai tajuk pameran dengan harapan bahwa tidak ada lagi sekat-sekat atau garis pemisah antara ras, agama, atau suku yang berbeda. “Kita semua satu dan tidak ada lagi pembedaan-pembedaan diantara kita semua,” tambah Yoes.

Sementara itu, satu diantara lukisan cat air karya Yoes Wibowo berjudul Perbedaan Bukan(Lah) Lawan yang berkisah tentang peristiwa bom bunuh diri di Kota Surabaya, dan sempat dipamerkan di kota Incheon, Korea Selatan, juga dipamerkan.

Lukisan cat air tersebut memenangkan juara 2 Kompetisi Lukis Cat Air Nasional tahun 2018 di Kota Solo. “Kemudian lukisan itu dibawa ke Incheon untuk dipamerkan disana. Tentunya ini sebuah kebanggaan bagi saya pribadi dan komunitas kami,” kata Yoes, Rabu (27/11/2019).

Lukisan cat air karya Yoes Wibowo berjudul Perbedaan Bukan(Lah) Lawan diharapkan memberikan inspirasi kepada masyarakat dan saudara-saudara se Indonesia untuk tidak saling membunuh hanya dikarenakan adanya perbedaan.

“Jangan sampai ada lagi kesedihan di kemudian hari, yang terjadi oleh karena perbedaan-perbedaan berbalut berbagai persoalan. Perbedaan jangan lagi dipolitisir sehingga memunculkan perselisihan,” pungkas Yoes Wibowo, Rabu (27/11/2019).(tok/dwi)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Selasa, 7 Desember 2021
25o
Kurs