Siang hari ini, Selasa (19/3/2019), Suara Surabaya berkesempatan menjajal Moda Raya Terpadu (MRT), transportasi massal berupa kereta listrik, yang beroperasi di Jakarta.
Berangkat dari Istana Kepresidenan Jakarta sekitar pukul 10.35 WIB, rombongan wartawan Istana Presiden tiba di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI) sekitar pukul 11.00 WIB.
Joko Widodo Presiden bersama Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta dan sejumlah Menteri Kabinet Kerja juga ikut mencoba menaiki MRT dari HI menuju Lebak Bulus, dan kembali lagi ke HI.
Pantauan di lokasi, ribuan warga masyarakat yang ingin menaiki MRT secara gratis karena masih fase uji publik, sudah mengantre di sekitar Stasiun Bundaran HI.
Untuk mendapat kesempatan menaiki MRT Jakarta, masyarakat harus mendaftar lewat website jakartamrt.co.id. Nantinya, sistem akan mengatur jadwal uji coba.
Berdasarkan petunjuk yang tertera di peron, ada 13 stasiun yang dilalui MRT, mulai Bundaran HI, Dukuh Atas (BNI), Setiabudi (Astra), Bendungan Hilir, Istora (Mandiri), Senayan, ASEAN, Blok M, Blok A, Haji Nawi, Cipete Raya, Fatmawati, dan Lebak Bulus.
Pada uji publik MRT kali ini, butuh usaha ekstra untuk masuk ke dalam gerbong kereta, karena selain banyak orang yang mengantre, masyarakat juga rela berdesakan demi bersalaman, berfoto atau sekadar melihat Jokowi Presiden.
Sesudah melayani ajakan foto bersama dan menyalami masyarakat di stasiun bawah tanah, Presiden beserta rombongan menuju ke dalam MRT Jakarta.
Sekitar pukul 12.00 WIB, kereta yang dinaiki rombongan Presiden dan Wartawan Istana Presiden mulai bergerak.
Berdasarkan pantauan di dalam kereta yang penuh sesak penumpang, waktu tempuh dari Stasiun HI ke Stasiun Lebak Bulus kurang lebih 30 menit.
Sepanjang perjalanan dari Stasiun HI sampai Senayan, pemandangan sisi kanan dan kiri adalah tembok beton, karena jalur yang dilalui dari enam stasiun itu berada di bawah tanah, tepatnya di bawah Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan.
Di jalur bawah tanah, sinyal telepon seluler tidak terlalu kuat, bahkan banyak provider seluler yang tidak bisa digunakan untuk telepon atau internetan.
Selepas Stasiun Senayan, MRT Jakarta berjalan di rel yang dibangun di atas jalan raya sampai tujuan akhir sementara yang sudah rampung pembangunannya, yaitu Stasiun Lebak Bulus.
Sesampainya di lokasi, masyarakat yang ingin menjajal MRT Jakarta pun langsung mengerumuni Presiden. Dengan tersenyum, Jokowi kembali meladeni permintaan foto bersama dan menyambut uluran tangan yang ingin bersalaman.
Dalam perjalanan kembali ke Stasiun HI, Presiden memberikan keterangan pers di Gerbong 1. Jokowi menegaskan, pemerintah akan menyiapkan proyek serupa di kota-kota lain.
“Proyek MRT di kota-kota lain perlu dipersiapkan. Sekarang masih tahap feasibility study (studi kalayakan) penyediaan MRT di kota-kota lain. Untuk Jakarta memang sangat mendesak. Tapi, kota-kota lain seperti Palembang, Bandung, Surabaya dan Makassar saya kira juga harus disiapkan, jangan terlambat seperti yang di Jakarta,” ujarnya.
Sekadar diketahui, proyek MRT Jakarta bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas yang luar biasa di Ibu Kota Indonesia.
Rencananya, transportasi massal yang pendanaannya patungan antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta melalui skema pinjaman dari Jepang, mulai beroperasi komersial akhir Maret 2019. (rid/iss/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
