Selasa, 5 Juli 2022

Pengalihan Arus Lalin Dimulai, Simpang Karanglo Terpantau Padat

Laporan oleh Dwi Yuli Handayani
Bagikan
Simpang tiga Karanglo arah Malang ada penyempitan arus karena proyek underpass. Foto: Andy Eko via e100

Pengalihan arus lalu lintas di simpang Karanglo,Singosari, Malang dimulai hari ini sejak Selasa (22/1/2019) pukul 00.00 WIB, akibatnya arus lalu lintas di lokasi padat.

“Kemacetan didominasi dari arah Lawang menuju Karanglo. Karena masih ada oembangunan proyek tol. Tapi dari tadi malam sudah dibuka dua lajur. Lajur tengah dan lajur kiri sudah dimanfaatkan untuk kendaraan kecil maupun besar,” kata AKP Suwarno Kanit PJR Jatim 4 Malang pada Radio Suara Surabaya.

Untuk volume kendaraan pada Selasa (22/1/2019) pagi ini yang mengarah ke Malang cenderung lebih padat.

“Meskuipun saat ini cuaca hujan kami tetap melakukan pola-pola penarikan berkoordinasi dengan Polres kabupaten/kota Malang serta pengelola tol. Tujuannya agar tidak menimbulkan dampak besar pada kemacetan,” katanya.

Saat ini, kata dia, sekitar 15 personel kepolisian secara bergantian melakukan pengaturan arus lalu lintas di lokasi.

Diberitakan sebelumnya, pengelola Jalan Tol Pandaan-Malang bekerjasama Satlantas Polres Malang memberlakukan pengalihan arus di simpang Karanglo, Singosari, Malang mulai Selasa (22/1/2019) pukul 00.00 WIB sampai sekitar lima bulan ke depan atau sebelum Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Kebijakan ini terkait pembangunan underpass Jalan Tol Pandaan-Malang yang merupakan proyek strategis nasional.

Ramli Latief Project Manager Underpass Karanglo Infra 1 mengatakan, setelah berkoordinasi dengan Kasatlantas Malang, kata Ramli, persiapan penutupan berupa sosialisasi traffic light temporary dan pemasangan water barrier akan dimulai pada Senin (21/1/2019) pukul 21.00 WIB.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan selama melintasi Simpang Karanglo, baik arah ke Malang, Surabaya, maupun Batu,” ujarnya kepada Radio Suara Surabaya, Senin.

Pengguna jalan provinsi yang dari arah Surabaya ke Malang akan dialihkan melalui frontage sisi timur. Sementara pengguna jalan yang dari arah Batu ke Kota Malang akan dilewatkan jalan nasional Malang ke Surabaya dengan sistem contraflow.

“Untuk menghindari kemacetan, kami imbau khususnya kendaraan kecil menggunakan jalur alternatif. Mohon selalu berhati-hati dan mematuhi rambu yang ada. Kecepatan maksimal 20 km perjam, dilarang berhenti, dan dilarang mendahului,” katanya.

Nantinya, jika proyek ini sudah selesai, pengguna jalan yang dari jalan provinsi Surabaya-Malang dan sebaliknya, akan lewat bawah (underpass). Sementara yang dari exit tol mau ke Batu tinggal melewati jalan lurus sebidang. (dwi/rst)

Berita Terkait

Surabaya
Selasa, 5 Juli 2022
27o
Kurs