Sabtu, 29 Februari 2020

RSUD Dr Soetomo Janji Sempurnakan Pengelolaan Sebagai RS Pendidikan

Laporan oleh Agung Hari Baskoro
Bagikan
Dr. Joni Wahyuhadi, dr. SpBS (K) Direktur RSUD Dr Soetomo saat menghadiri tasyakuran hari jadi RSUD Dr. Soetomo ke-81 di Surabaya pada Selasa (29/10/2019). Foto: Baskoro suarasurabaya.net

Manajemen RSUD Dr Soetomo Surabaya berjanji akan melakukan penyempurnaan pengelolaan sebagai Rumah Sakit Pendidikan bagi Fakultas Kedokteran (FK) Unair.

Dr. Joni Wahyuhadi, dr. SpBS (K) Direktur RSUD Dr Soetomo mengatakan, ini adalah bentuk tanggung jawab RSUD Dr Soetomo semenjak ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai rumah sakit pendidikan utama Unair sejak 2014 lalu.

“Hanya di Indonesia itu perlu penyempurnaan-penyempurnaan. Adanya anak didik di RS harus dikelola dengan baik. Diajari dengan baik. Dokter-dokter di RS Pendidikan harus jadi role model. Sebagai pemberi layanan terbaik, sebagai pendidik terbaik. Anak didiknya mengikuti di belakang,” ujar Dr. Joni usai menghadiri tasyakuran hari jadi RSUD Dr. Soetomo ke-81 di Surabaya pada Selasa (29/10/2019).


Tasyakuran hari jadi RSUD Dr. Soetomo Surabaya ke-81. Foto: Baskoro suarasurabaya.net

“Sehingga lulus dari RSUD Dr Soetomo-FK Unair itu punya role model. bahwa saya nanti akan jadi seperti guru saya,” lanjutnya.

Pendidikan dan pelayanan pada rumah sakit pendidikan dikatakan Dr. Joni sangat penting. Sebab, jika Dokter Muda (DM) tidak memiliki role model yang baik, ketika berpraktik sendiri, bisa jadi dirinya berpotensi melakukan malpraktik.

Berdasarkan Joint Commision International (JCI), ada beberapa syarat rumah sakit dikatakan sebagai rumah sakit pendidikan yang baik. Salah satunya yaitu rumah sakit tersebut terlibat sejak proses penerimaan calon dokter hingga proses pendidikan semacam teknologi dan infrastuktur yang memadai.

“Kita harus lakukan kajian-kajian. Misal, dalam bedah syaraf. Apa kasus beda syaraf cukup? Harus kita kaji. Untuk bisa jadi dokter bedah syaraf yang baik dalam hal kompetensi. Harus dibimbing juga untuk punya empati,” kata Direktur RSUD Dr Soetomo yang sudah terakreditasi JCI pada 2018 lalu ini. (bas/tin/ipg)

Potret NetterSelengkapnya

Banjir di Pakal Sumberan Masuk Rumah Warga

Banjir Kandangan

Banjir di kawasan Greges dekat TL Simpang 3 Margomulyo

Genangan di Jln. Kapasari

Surabaya
Sabtu, 29 Februari 2020
28o
Kurs