Sabtu, 26 September 2020

Ratusan Sopir Bentor Surabaya Adukan Nasibnya ke DPRD Jatim

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Ratusan sopir becak motor atau bentor di Surabaya kembali berunjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Jawa Timur di Jalan Indrapura, Senin (5/8/2019). Foto: Denza suarasurabaya.net

Ratusan sopir becak motor atau bentor di Surabaya kembali berunjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Jawa Timur di Jalan Indrapura, Senin (5/8/2019). Dalam aksi ini, para pengunjuk rasa meminta bertemu langsung dengan Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur.

Namun mereka harus kecewa karena Gubernur Jawa Timur tidak berada di Surabaya. Khofifah sedang menghadiri kegiatan di Cirebon, Jawa Barat.

Sopir-sopir bentor ini meminta agar pemerintah melepaskan 150 bentor milik anggota paguyuban yang disita petugas.

Rusli Ketua Paguyuban Rizki Jaya Bentor mengatakan, petugas menyita ratusan bentor saat melakukan penertiban di sejumlah wilayah di Surabaya, antara lain di Jalan Wonokromo, Perak dan kawasan lain di Surabaya.

Namun masih belum jelas pemerintah mana yang dimaksud antara Pemprov Jatim ataupun Pemkot Surabaya.

“Kami ini rakyat kecil. Mau diapakan kami ini kalau tidak dilindungi? Bentor itu satu-satunya alat kamu mencari nafkah,” ujarnya.

Selain itu, mereka meminta perlindungan melalui Peraturan Daerah yang secara khusus melegalkan bentor di Jawa Timur.

Muhammad Soleh Pengacara yang Mengadvokasi para Sopir bentor mengatakan, seperti hanya di Gorontalo, Pemerintah Daerah dapat membuat Perda untuk melindungi Bentor.

“Seharusnya Pemprov Jatim bisa menginisiasi Perda yang bisa melindungi mereka. Akan memalukan kalau tidak bisa,” katanya.

Karena tidak bisa menemui Khofifah, mereka menyampaikan aspirasinya kepada Anggota Komisi A DPRD Jatim.(den/tin/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

Emma Rachmawati

Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Bypass Krian arah Mojokerto Macet

Underpass Satelit arah Mayjen Sungkono Macet

Kemacetan di Manukan

Surabaya
Sabtu, 26 September 2020
34o
Kurs