Kamis, 13 Agustus 2020

Tim PENS Berjaya di Korea Selatan Ciptakan Alat Bantu Tuna Rungu

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Tim PENS saat menjuarai 2EFest di Incheon Korea Selatan. Foto: Humas PENS

Tim Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) meraih medali emas pada E2Festa 2019 yang digelar di Incheon, Korea Selatan. Dengan karya alat bantu Tuna Rungu.

Perhelatan ini digelar di Incheon, Korea Selatan, yang diikuti oleh 22 Universitas dari seluruh dunia seperti China, USA, India, Singapore, Thailand, Malaysia, Hongkong, serta sejumlah negara lainnya.

PENS berhasil meraih Grand atau pemenang dan menjadi satu-satunya peserta yang naik ke podium untuk menerima penghargaan.

Kemudian peraihan Excellent diraih oleh Tim Awesome Ponic dari Rose-Hulman Institute of Technology USA dan Tim 2KOIN dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Indonesia.

PENS mengirimkan 6 mahasiswa terbaik yang tergabung dalam Tim Arek PENS, yang menyajikan sebuah riset yang membantu pendengaran penyandang tuna rungu.

Riset tersebut bernama Tulibot, yang merupakan kombinasi antara aplikasi, smart glasses dan smart glove. Riset ini sudah mulai dikerjakan sejak bulan Agustus lalu.

Tulibot dapat mendeteksi audio melalui aplikasi kemudian diterjemahkan menjadi kata-kata yang ditampilkan melalui smart glasses yang digunakan pengguna.

Kemudian untuk responnya, pengguna akan menggunakan smart glove yang memanfaatkan bahasa isyarat American Sign Language (ASL) yang nantinya dapat menghasilkan sebuah audio.

Enam mahasiswa pencetus riset tersebut adalah Mochammad Ilham Maulana, Moch. Rifki Ramadhani, Yudha Sadewa, Muhammad Alan Nur, Muhammad Abdul Haq dan Namira Rizqi Annisa.

Mereka dibimbing oleh Dwi Kurnia Basuki, S.Si., M.Kom dan Artiarini Kusuma N., S.ST., MT, selaku Dosen Pembimbing.

“Saya puas sekali karena kami bisa meraih medali emas dalam event bergengsi ini mengalahkan Universitas di kancah Internasional. Harapannya produk Tulibot ini bisa lebih disempurnakan dan dapat digunakan oleh penyandang tunarungu,” terang Dwi Kurnia, S.Si, M.Kom, Rabu (27/11/2019).

Banyak tahapan lomba dilalui untuk bisa menjadi pemenang. Yang pertama mulai dari penilaian presentasi, tanya jawab di booth pameran, penilaian tulisan paper, dan demo produk.

Untuk memenangkan itu semua perlu persiapan yang matang. Sebelum berangkat ke Korea, Tim kemahasiswaan dan direktur PENS, menggelar pelepasan ketika itu, untuk mendukung dan mendoakan supaya bisa meraih juara.(tok/dwi)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Widya Qhodarum M.S

Potret NetterSelengkapnya

Pelangi Sore Hari di Surabaya

Kangen Tanggapan

Unjuk Rasa Aliansi Pekerja Seni Surabaya

Truk Patah As di Gedangan

Surabaya
Kamis, 13 Agustus 2020
33o
Kurs