Rabu, 26 Februari 2020

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Korona Terjadi di Negaranya

Laporan oleh Anggi Widya Permani
Bagikan
Ilustrasi. Sejumlah warga memakai masker saat berjalan menuju stasiun bawah tanah kereta subway di Kota Beijing, China, Selasa (21/1/2020). Foto: Antara

Jerman mengumumkan kasus virus korona telah terjadi di negaranya. Informasi ini dilansir dari Reuters dan Antara, Selasa (28/1/2020), bahwa kasus tersebut sudah terkonfirmasi.

Departemen kesehatan Bayern menyebutkan pada Senin (27/1/2020) sore, bahwa seorang pria di kota Starnberg, 30 kilometer barat daya Muenchen, terkonfirmasi menderita virus tersebut.

Pasien berada dalam “kondisi baik” dan diisolasi di bawah pengawasan medis, menurut pernyataan departemen kesehatan Bayern di situs miliknya. Tak diungkapkan mengenai umur atau negara asal pasien.

“Orang-orang yang telah melakukan kontak (dengan pasien) telah diinformasikan secara rinci tentang kemungkinan gejala, tindakan higienis serta cara penularan,” demikian dinyatakan departemen kesehatan.

Virus tersebut, yang muncul di Kota Wuhan di China pada akhir tahun lalu, sejauh ini telah menelan 100 korban meninggal, menginfeksi lebih dari 2.800 orang lainnya, menelantarkan puluhan juta orang selama liburan Tahun Baru Imlek serta mengguncang pasar global.

Kasus yang terkait dengan mereka yang bepergian dari Wuhan, Cina, telah terkonfirmasi di belasan negara, mulai dari Jepang hingga Amerika Serikat.

Jerman menjadi negara eropa kedua yang terjangkit virus tersebut. Sebelumnya, Prancis mengonfirmasi temuan dua kasus virus korona, jenis baru yang berasal dari kota Wuhan, China, pada Sabtu (25/1/2020), dilansir Antara.

Agnes Buzyn Menteri Kesehatan Prancis mengatakan dua orang yang terinfeksi virus korona sebelumnya melakukan perjalanan ke kota di China tengah itu.

Dalam konferensi pers, Agnes Buzyn mengatakan dua penderita virus korona itu dirawat dalam ruang isolasi di dua rumah sakit yang berbeda.

Satu pasien dirawat di rumah sakit di Paris, sementara yang lainnya dirawat di barat daya kota Bordeaux. (ant/ang/iss)

Berita Terkait