Sabtu, 28 November 2020

Mendata Satwa di Mangrove Wonorejo Bersama Peneliti Jepang

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Pemasangan Camera Trap di kawasan konservasi mangrove di Wonorejo. Foto: Purnama suarasurabaya.net

Pemkot Surabaya bekerja sama dengan Komunitas Nol Sampah, dan Kelompok Tani Mangrove Trunodjoyo mendatangkan peneliti dari Jepang.

Mereka memasang Camera Trap di kawasan konservasi mangrove di Wonorejo. Tujuannya untuk memastikan satwa apa saja yang hidup di habitat Mangrove Wonorejo ini.

Kamera dengan sensor gerak ini secara otomatis akan menangkap video dan foto dari satwa yang melintas di depannya. Total Camera Trap yang dipasang ada 12 buah. Hari ini, Rabu (29/1/2020) semua kamera sudah terpasang.


Camera Trap yang dipasang di kawasan konservasi mangrove di Wonorejo. Foto: Purnama suarasurabaya.net

Wawan Some dari Komunitas Nol Sampah mengatakan bahwa kamera-kamera tersebut akan dipasang selama sebulan.

“Harapannya, foto dan video satwa di sini bisa menjadi database kawasan timur Surabaya. Ini kewajiban Kota Surabaya untuk memiliki status lingkungannya,” ujarnya.

Menurut Wawan, nantinya kawasan konservasi mangrove di Wonorejo akan diperluas dan bisa dijadikan tempat wisata.

“Ada banyak hal yang bisa dijual untuk wisata. Misalnya untuk pengamatan burung, monyet ekor panjang, atau kepiting capit satu. Salah satu cara menjaga mereka adalah dengan memastikan habitat dan pakannya tercukupi,” ujarnya.

Selain mendata satwa apa saja yang hidup di habitat Mangrove Wonorejo, tim ini juga akan berusaha mengembangbiakkan kunang-kunang.(bid/iss/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Perak Barat

Kecelakaan di Simpang Empat Mertex Mojokerto

Truk Trailer Mogok di Flyover Trosobo

Proses Pencarian Korban Tenggelam di Taman Sidoarjo

Surabaya
Sabtu, 28 November 2020
27o
Kurs