Rabu, 25 Mei 2022

Bertambah Lagi, Kasus Covid-19 di Jatim Jadi 1.858

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Data covid-19 di Jatim. Foto: Istimewa

Kasus Covid-19 di Jatim terkerek di angka 1.858, setelah ada tambahan 92 kasus baru pada Kamis (14/5/2020). Dari jumlah itu, sebanyak 1.384 pasien positif masih dirawat, 294 pasien sembuh, dan 180 pasien meninggal dunia.

Penambahan 92 kasus baru ini, tertinggi berada di Kota Surabaya, sebanyak 51 kasus. Total kasus positif di Kota Pahlawan kini sebanyak 921 kasus. Tambahan berikutnya ada di Kabupaten Sidoarjo 8 kasus, Gresik dan Bojonegoro masing-masing 5 kasus, Kota Kediri 4 kasus, dan 3 kasus masing-masing di Kabupaten Kediri, Lamongan, dan Sampang.

Kemudian 2 kasus masing-masing di Kabupaten Malang dan Jombang, dan 1 kasus masing-masing di Kabupaten Madiun, Pamekasan, Kabupaten Blitar, Kota Batu, Kota Mojokerto, dan Kabupaten Sumenep.

“Jadi, semua kabupaten/kota sekarang posisinya sudah (zona) merah,” kata Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur dalam konferensi pers live streaming di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Kamis malam.

Jumlah pasien dengan pengawasan (PDP) di Jatim menjadi 4.509. Dari jumlah itu, yang masih diawasi sebanyak 2.037, selesai diawasi sebanyak 2.037, dan meninggal dunia 435 pasien. Sementara orang dalam pemantauan atau ODP bertambah menjadi 21.910. Rinciannya, dipantau 4.236 orang, selesai dipantau 17. 595, dan meninggal 79 orang.

Gugus Tugas Covid-19 Jatim juga memasukkan orang tanpa gejala (OTG) dalam peta Covid-19 di Jatim, yaitu sebanyak 12.795 orang. Menurut Gubernur, prosentase OTG yang potensinya terkonfirmasi positif masih tinggi. “Karenanya kita harus melakukan kewaspadaan berganda,” kata Khofifah. (bid/ang/rst)

Berita Terkait

Surabaya
Rabu, 25 Mei 2022
30o
Kurs