Kamis, 24 September 2020

BIN Temukan 136 Orang Reaktif Pada Hari Keenam Tes Cepat di Surabaya

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
BIN gelar kegiatan tes cepat hari keenam di Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu, (3/6/2020). Foto: Istimewa

Badan Intelijen Negara (BIN) menemukan sebanyak 136 orang reaktif Covid-19 pada rangkaian lanjutan tes cepat massal hari keenam, 3 Juni 2020, di Surabaya, Jawa Timur.

Head of Medical Intelligence Dr Sri Wulandari, salah satu dokter yang menangani tes cepat Covid-19 BIN, dalam rilis yang diterima di Jakarta, Rabu (3/6/2020), mengatakan pada hari keenam tes cepat berlangsung pada dua titik di Surabaya, yaitu di sisi barat Masjid Agung Al-Akbar Surabaya dan di Kecamatan Gunung Anyar.

Tes cepat massal ini merupakan arahan langsung dari Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan Kepala BIN.

Pada lokasi pertama tes cepat Covid-19 di sisi barat Masjid Agung Al-Akbar Surabaya, BIN telah melakukan tes cepat terhadap 877 orang, dengan hasil terdapat 77 orang reaktif.

“Sedangkan yang di-swab test itu ada 79 orang karen ditambah 2 PDP dari puskesmas setempat,” kata dia lagi.

Pada lokasi kedua di Kecamatan Gunung Anyar, BIN melakukan tes cepat terhadap 715 orang dan mendapati 61 orang reaktif.

“Untuk yang swab kita lakukan terhadap 106 orang, karena ada penambahan 50 orang rujukan dari puskesmas dan RS Paru. Sedangkan lima orang menolak untuk ikut swab test,” katanya seperti yang dilansir Antara.

Mereka yang memiliki hasil tes cepat reaktif langsung dilakukan pemeriksaan lanjutan tes swab dan apabila dinyatakan positif akan diisolasi di lokasi yang telah ditentukan oleh Pemerintah Kota Surabaya.

Kegiatan tes cepat massal ini didukung tenaga medis, analis laboratorium, dan tenaga pendukung sebanyak 40 orang dari Jakarta, serta dibantu 20 anggota Binda Jatim.

Satgas Lawan Covid-19 BIN membawa langsung mobil laboratorium Covid-19, ambulans dan peralatan pendukung lainnya untuk dioperasikan di Kota Surabaya dan sekitarnya.

Mobil laboratorium ini merupakan 1 dari 5 mobil laboratorium Biosafety Level 2 (BSL-2) yang bersertifikat internasional pertama di Indonesia.

BIN menyiapkan 2.000-3.000 alat rapid test beserta 2 mobil lab untuk tes PCR atau swab dalam satu hari. Tes swab diperuntukkan bagi warga yang reaktif Covid-19 dari tes cepat.

Kemudian, untuk satu unit mobil laboratorium dari BIN dapat mengambil 300 sampel per harinya, dan untuk hasil tes swab bisa diketahui hanya dalam 2,5 jam.

Sebelumnya, BIN telah menggelar tes cepat massal Covid-19 di sejumlah titik di Surabaya. Selain menggelar rapid test, BIN juga memberikan bantuan ribuan alat-alat kesehatan untuk ibu kota Jawa Timur ini agar dapat memutus rantai penyebaran Covid-19.(ant/tin/ipg)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Ananda Maharani

Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Bypass Krian arah Mojokerto Macet

Underpass Satelit arah Mayjen Sungkono Macet

Kemacetan di Manukan

Surabaya
Kamis, 24 September 2020
27o
Kurs