Minggu, 3 Maret 2024

BUMDes Award 2020 Wujud Pengembangan dan Pertumbuhan Ekonomi Desa

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Didampingi Rektor ITS, Emil Elistianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur (kiri) pada acara penganugerahan BUMDes Award 2020. Foto: Humas ITS

ITS bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Award 2020, gelar sebuah acara penghargaan penganugerahan kehormatan kepada 40 BUMDes terpilih di Jawa Timur, Rabu (11/11/2020).

Hakim Nasution ketua panitia BUMDes Award 2020 menyampaikan bahwa dalam penghargaan ini, ITS dengan Pemprov Jawa Timur telah berhasil menyeleksi 40 dari 6.000 BUMDes di Jawa Timur yang akan mendapatkan kehormatan menjadi mitra ITS dan Pemprov Jawa Timur selama tiga tahun ke depan.

“Tentunya BUMDes Award 2020 ini bukan hanya sekadar penghargaan, nantinya melalui BUMDes Award ini akan dilakukan kerja sama, kolaborasi hingga pembinaan mulai dari pengembangan teknologi, manajemen pasar, bahkan finansial,” terang Dr Ir Arman Hakim Nasution MEng yang juga dosen Departemen Manajemen Bisnis ITS ini.

Arman juga menyampaikan bahwa terkait bagaimana urgensi BUMDes Award 2020 ini ke depannya. Pertama, yakni ditinjau dari wisata desa dikala pandemi yang mulai menjadi pengganti wisata luar negeri.

“Ini adalah suatu peluang yang harus kita optimalkan sehingga bisa berdampak bagus buat pengembangan desa di Indonesia,” ujar Arman sekaligus Kepala Pusat Kajian Kebijakan Publik Bisnis dan Industri ITS ini.

Kedua, lanjut Arman, yakni peluang agroindustri. Menurut Arman, sebagai negara agraris Indonesia memiliki peluang besar dalam bidang ini khususnya dalam ketahanan pangan nasional. Selain itu, besar pula potensi bisnis lain seperti industri kreatif dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk didukung keberlanjutannya.

“Kami juga telah merangkai konsep bagaimana pengembangan BUM Desa dan bagaimana kolaborasinya dengan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah, red), stakeholder bahkan sesama akademisi. Sehingga nantinya ITS akan bisa memberikan manfaat sebagai sumber dari sociopreneur yang ada di Indonesia,” kata Arman.

Sementara itu, menyoal konsep pengembangan BUMDes, Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur yang juga hadir dalam acara penghargaan ini menyampaikan, ada dua jalur yakni jalur teknologi dan bisnis.

“Bahwa jalur bisnis ini dicoba melalui klinik BUMDes dan program milenial home center. Sedangkan jalur teknologi, akan dioptimalkan melalui kerja sama dengan ITS ini,” papar Emil Elestianto Dardak.

Ditambahkan Prof Mochamad Ashari Rektor ITS menegaskan bahwa ITS siap membantu di bidang teknologi. “Kami berharap dengan BUMDes Award 2020 ini dapat menjadi satu diantara langkah mewujudkan pengembangan dan pertumbuhan ekonomi desa. Tentunya tidak hanya di Jawa Timur, tetapi juga di seluruh Indonesia,” pungkas Mochamad Ashari.(tok/tin)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Minggu, 3 Maret 2024
27o
Kurs