Rabu, 12 Agustus 2020

Diaspora RI di Inggris Akan Membantu Pemerintah Tangani Covid-19 dengan Obligasi

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Bincang virtual diaspora RI di Inggris dan Irlandia tentang Diaspora Bonds untuk membantu pemerintah tangani Covid-19 di tanah air. Foto: Antara

Kepedulian dan rasa ingin membangun bangsa di kalangan Diaspora Indonesia di Inggris dan Irlandia teruji. Mereka berminat membantu pemerintah mengatasi dampak Covid-19 di tanah air lewat obligasi.

Sikap diaspora itu mengemuka di acara Ngobrol Virtual diaspora Indonesia di Inggris dan Irlandia soal Diaspora Bonds dan Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN), yang digelar KBRI London.

Dengan posisi Inggris yang dikenal sebagai salah satu pusat keuangan dunia, diaspora yang tinggal di Inggris dan Irlandia sangat peduli dengan aspek penting pendanaan pembangunan di tanah air.

Adam M Tugio Kuasa Usaha RI di London mengatakan, acara virtual itu jadi ajang komunikasi publik untuk menggugah patriotisme diaspora Indonesia melalui Diaspora Bond yang akan diluncurkan.

“Investasi Diaspora Bonds akan mendukung alternatif pendanaan pemerintah untuk mengatasi dampak Covid-19. Selain itu, dukungan konkrit diaspora akan menggenapi upaya masyarakat di Tanah Air terhadap Program Bangga Buatan Indonesia,” ujarnya, dilansir Antara, Sabtu (11/7/2020).

Marco Handoyono, diaspora yang tinggal di London selama 32 tahun berminat investasi pada Diaspora Bonds. “Saya berminat sekali karena opsi investasinya aman dan menguntungkan, sekaligus membantu pembangunan di Indonesia,” katanya.

Sikap Marco jadi cerminan pandangan Diaspora Indonesia yang bergabung di acara itu. Mereka antara lain berprofesi sebagai akademisi, pelajar, masyarakat umum, juga profesional di berbagai perusahaan di Inggris dan Irlandia.

Deni Ridwan Plt Direktur Surat Utang Negara di acara itu menjelaskan tujuan dan manfaat Diaspora Bonds. Salah satunya untuk membiayai defisit APBN, juga menutup kekurangan kas jangka pendek akibat ketidaksesuaian pemasukan dan pengeluaran kas negara dalam satu tahun anggaran dan mengelola portofolio utang negara.

Karena itu, rencana penerbitan Diaspora Bonds ini sangat diharapkan menjadi salah satu sumber pendanaan pembangunan. Kontribusi diaspora Indonesia di luar negeri untuk membeli Diaspora Bonds adalah wujud nasionalisme.

Untuk memastikan diaspora Indonesia siap berinvestasi, Maradona Runtukahu Sekretaris Pertama Fungsi Konsuler KBRI London menjelaskan perlunya diaspora punya Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN).

“KMILN jadi salah satu syarat pembelian Diaspora Bonds,” kata Maradona mengajak diaspora di Inggris dan Irlandia mengajukan kepemilikan kartu. Makin banyak yang punya KMILN, makin besar potensi keberhasilan penerbitan Diaspora Bonds.

Ujuan Marihot Hadiwidjaja GM BNI London menegaskan kesiapan Bank BNI London memfasilitasi pembukaan rekening bagi diaspora Indonesia di Inggris dan Irlandia yang berminat membeli Diaspora Bonds.(ant/den)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Hendra Lukas P. Hutagalung

Potret NetterSelengkapnya

Pelangi Sore Hari di Surabaya

Kangen Tanggapan

Unjuk Rasa Aliansi Pekerja Seni Surabaya

Truk Patah As di Gedangan

Surabaya
Rabu, 12 Agustus 2020
26o
Kurs