Selasa, 16 Agustus 2022

Dokter Indonesia Harus Tetap Semangat Berjuang

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Hari Dokter Nasional Ilustrasi dokter. Foto: kate.id

Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia (MKKI) berpesan kepada seluruh dokter di seluruh Indonesia agar tetap bersemangat dalam berjuang demi kesehatan bangsa di tengah pandemi Covid-19.

Prof. Dr dr David S Perdanakusuma, SpBP(K) Ketua MKKI menyatakan itu bertepatan dengan Hari Dokter Indonesia yang diperingati setiap 24 Oktober.

Pada hari yang sama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai organisasi profesi kedokteran pun sedang merayakan Ulang Tahunnya yang ke-70 tahun.

“Semoga seluruh sejawat dokter di Indonesia tetap teguh memegang azas kemaslahatan bagi seluruh masyarakat dan azas kesejawatan antardokter,” kata David dikutip Antara.

Menurutnya kemaslahatan bagi masyarakat dan kesejawatan antardokter adalah ikatan yang abadi yang tidak akan luntur karena waktu.

Saat ini, kata David, dokter bersama masyarakat sedang berupaya keras mengatasi bencana pandemi Covid-19 yang sedang melanda Indonesia.

Sebab itulah, dia mengajak seluruh dokter di Indonesia berjuang bersama masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19. Apalagi, di bidang kesehatan tanggung jawab yang dimiliki para dokter sangat besar.

“Jangan patah semangat, kalau bukan kita sebagai dokter, siapa lagi yang dapat diharapkan menyelamatkan negeri kita tercinta Indonesia ini dari pandemi?” Ujar David.

Sejalan dengan David, dr. Adib Khumaidi, SpOT Ketua Tim Mitigasi PB IDI (Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia) dan Ketua Terpilih PB IDI bilang, profesi dokter di Indonesia sedang ditantang.

Di tengah pandemi Covid-19 ini profesi dokter bahkan terancam dengan eksistensi profesi, baik dari lingkup internal maupun eksternal.

“Sementara untuk mengatasi pandemi Covid-19 ini perlu penekanan yang diberikan pada biosecurity dan upaya pencegahan penyebaran penyakit menular,” kata Adib.

Adib melanjutkan, perhatian pada inisiatif horisontal seperti program jangka panjang untuk memperkuat layanan kesehatan nasional penting dilakukan semua pihak, termasuk dokter.

Selain itu, yang juga harus menjadi perhatian antara lain pelayanan kesehatan primer, pendidikan kesehatan masyarakat atau keterlibatan masyarakat dalam penyusunan inisiatif kesehatan.(ant/den/tin)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Selasa, 16 Agustus 2022
29o
Kurs