Senin, 1 Maret 2021

Gugus Tugas Covid-19 Jatim dengan Struktur Barunya Gandeng Media Massa

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Perwakilan dari Pemprov Jatim, Polda Jatim, dan Kodam V Brawijaya dalam rapat kehumasan bersama pimpinan media massa di Jatim, Rabu (1/4/2020). Foto: Isa Anshori

Pemprov Jatim, Polda Jatim, dan Kodam V Brawijaya yang akan menjadi kesatuan dalam struktur baru Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Jawa Timur menggandeng media massa.

Sebagaimana diketahui, pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Keppres Kedaruratan Kesehatan Masyarakat.

Berdasarkan dua kebijakan baru itu, ada perubahan struktur Gugus Tugas Covid-19 yang sudah ada di daerah. Kapolda dan Pangdam kini menjadi Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19.

Tujuannya, agar gubernur sebagai Ketua Gugus Tugas tidak menangani Covid-19 sendirian. Dua elemen kepemimpinan di Jatim itu akan mengambil peran sesuai bidang masing-masing.

Dengan struktur barunya, Gugus Tugas Covid-19 di Jatim menggelar rapat dengan pimpinan sejumlah media massa di Jawa Timur, termasuk Suara Surabaya Media. Rapat itu berlangsung di Hotel Grand Inna Tunjungan Surabaya, Rabu (1/4/2020).

Komisaris Besar Polisi Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko Kabid Humas Polda Jatim mengatakan, Media sebagai mitra utama dan strategis bagi kepolisian dan Gugus Tugas Covid-19.

“Bahkan Kapolri menegaskan, Polri harus membuat MoU dengan media. Kedekatan dengan media diperlukan untuk memberi masukan, kritik, dan sebagainya,” ujarnya dalam rapat itu.

Truno bilang, kestabilan jaringan infrastruktur internet sekarang sangat dibutuhkan. Supaya informasi yang disampaikan pemerintah tersebar sampai ke pelosok-pelosok desa.

Namun, kata dia, masyarakat dan awak media sudah lelah dengan berita-berita tentang Covid-19. “Kalo kami memberikan informasi-informasi yang membahagiakan khawatir dianggap hoaks,” ujarnya.

Truno juga menyampaikan, Kapolda Jatim juga menginginkan adanya sebuah sistem yang bisa memantau pergerakan orang-orang yang dicurigai sebagai pembawa virus SARS CoV-2.

Heru Tjahyono Sekdaprov Jatim yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19 di Jatim mengatakan, seperti harapan Polda, Gubernur juga berharap semua informasi bisa menembus ke pelosok-pelosok desa.

“Sekarang ini sedang disiapkan infrastruktur jaringan (internet) di Posko Grahadi sehingga memudahkan komunikasi antar sektor atau lini, baik rumah sakit dan lain-lain,” katanya.

Pemprov Jatim, kata dia, membutuhkan saluran-saluran media agar masyarakat paham tentang langkah-langkah yang sedang ditempuh pemerintah. Menurutnya, banyak hal yang tidak dipahami masyarakat karena adanya leg informasi.

Senada apa yang disampaikan Truno dan Heru, Letkol Infantri Samsul Bahri Wakil Kepala Penerangan Kodam V Brawijaya mendukung penuh kerja sama Gugus Tugas Covid-19 dengan media massa.

“Banyak tugas yang sudah diserahkan ke kami, tetapi tidak semua tugas dan apa yang kami lakukan bisa tembus ke masyarakat,” katanya.(den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Wonosari Surabaya

Truk Tabrak Warung di Sidoarjo

Truk Terguling di Prigen

Terguling dan Muatannya Tumpah

Surabaya
Senin, 1 Maret 2021
25o
Kurs